Peristiwa

AMB 2019 Banyak Kejutan Terjadi, Namun Tetap Sebagai Pemersatu

Malam Anugerah Musik Bali (AMB) 2019 telah usai, semua tampak gembira dan mengapresiasi event yang pertama kali digelar itu.

Pujian pun datang silih berganti sebagai salah satu bentuk dukungan atas suksesnya acara tersebut. Terlepas dari pro dan kontra yang sempat merebak, Made Adnyana salah satu dewan komite dari AMB 2019 mengatakan dihadapan undangan, nominator dan awak media jika AMB adalah jawaban dari apa yang selama ini mereka risaukan. Penganugerahaan itu pun sekaligus menjadi moment berharga berbaurnya dua musik yang selama ini tampak terpisahkan.

Baca Juga :

“Selama ini kita tahu musik Bali dan indie berjalan sendiri dan cendrung memiliki jarak. Nah kami ingin sekat itu hilang, dan jika banyak yang mengatakan industri musik sedang lesu, inilah buktinya,”kata pria yang juga pemilik dari media Mybalimusik.com, ini. Senin, (18/2).

Acara puncaknya sendiri dimulai pukul 20.00 wita yang diawali dengan sesi “red carpet”. Navicula pun merajai nominasi, band beraliran grunge ini membawa empat piala AMB termasuk dalam katagori penyanyi solo terbaik. Robi yang kala malam itu datang dengan menggunakan tongkat pun mengapresiasi gelaran itu dan mengharapkan terus diadakan. “Semoga tahun depan bisa digelar lagi, ini adalah motifasi untuk para musisi,”katanya saat ditemui usai acara.

Erick EST salah satu nominator di katagori Video Music of The Year pun menyanjung gelaran itu namun ia sedikit memberikan masukan terkait kuratorial. “Ini gelaran pertama sangat keren dan mengah, Cuma kedepan mungkin perlu perhatikan dari sisi kuratorialnya,”ujarnya.

Begitupun dengan Rudolf Dethu yang kebagian membacakan nominasi memuji event yang digagas oleh Made Adnyana, Putra Mahardika, Dani, Wibhi dan Gede Bagus itu. Bahkan ia menilai gelaran itu adalah event pertama di Indonesia. “Awal yang mencengangkan, sejarah baru saja dimulai,”katanya.

Terlepas dari itu semua, Anugerah Musik Bali menjadi salah satu moment dan bukti musik tidaklah memiliki batasan semua bersuka cita mendukung dan termotifasi. Berikut adalah para pemenang nominasi Anugerah Musik Bali 2019.

Album Berbahasa Bali Terbaik                 : Gelandangan (Made Gimbal)

Album Terbaik                                              : Earthship (Navicula)

Lagu Berbahasa Bali Terbaik                    : Ketut Dalam Proses (cipt. D’Go Vaspa, penyanyi : D’Go Vaspa)

Lagu Terbaik                                                 : Indonesia (cipt. Octav Sicilia, penyanyi : Antrabez)

Lagu Berbahasa Bali Terfavorit                : Sehidup Semati (cipt. Dewa Krisna & Rusmina, penyanyi : Harmonia feat. Rusmina Dewi)

Lagu Terfavorit                                             : Cinta Terbalas Nanti (cipt. Tama Wicitra, penyanyi : Anggis Devaki)

Penyanyi Solo Berbahasa Bali Terbaik   : D’Go Vaspa

Penyanyi Solo Terbaik                               : Gede Robi

Band/Duo/Grup Berbahasa Bali Terbaik : Widi Widiana dan Dek Ulik

Band/Duo/Grup Terbaik                             : Antrabez

Band/Grup Rock Terbaik                            : Navicula

Pendatang Baru Terbaik                            : Alien Child

Penyanyi Anak Terbaik                              : Andrew Barrett

Music Video of The Year                            : Ibu (Navicula) Sutradara Ayu Pamungkas, produksi Silur Barong

Penata Musik Terbaik                                 : Aya Maranda (album Takeoff, Alien Child)

Musik Kontemporer Terbaik                      : Kroncong Jancuk

Venue of The Year                                        : Stel Peleng

Artis Nasional Terfavorit                             : Sheila on 7

Lifetime Achievement Award                     : Jimmy Silaa

(Red/Dhi/Jik)

Comments

comments