Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Anugerah Musik Bali 2019, Dari Red Carpet Hingga Ajang Silahturahmi – kabarbali.id
Peristiwa

Anugerah Musik Bali 2019, Dari Red Carpet Hingga Ajang Silahturahmi

Delapan hari menuju malam peuncak Anugerah Musik Bali (AMB) 2019 tepatnya pada 18 Februari mendatang, segala persiapan pun sudah rampung mencapai 80 persen.

Acara yang mengambil tempat di Gedung Ksirarnawa, Art Centre itu dipastikan akan tampil mewah dan megah. Komite AMB pun membeberkan beberapa hal yang akan menjadi daya tarik dalam malam penghargaan untuk karya insan musik di Bali salah satunya adalah “Red Carpet”.

 

Baca Juga :

 

Acara yang akan dimulai pada pukul 5.30 wita itu diawali dengan sesi “Red Carpet” pada pukul 18.00 wita dimana para tamu undangan atau pun para nominator akan berjalan dan berpose di depan latar yang telah disiapkan layaknya dalam ajang Grammy Award atau Piala Oscar.

Tampaknya hal ini sengaja dilakukan untuk mendapatkan uforia dan kesan beda dari yang lainnya. Selain itu, dalam ajang ini sekaligus memfokuskan pandangan kepada para nominator atau undangan khususnya seniman atau musisi yang sebelumnya jarang terlihat dilayar kaca. “Ini malam apresiasi untuk seluruh insan musik, jadi mari kita ikut merasakan euforianya,”kata Gede Bagus, salah satu anggota Komite Anugerah Musik Bali saat sesi jumpar pers di Taman Langit Denpasar. Minggu (10/2).

Selama acara berlangsung, selain pembacaan nominasi setidaknya akan perfome 7 nominator secara bergantian. Tidak hanya sebatas seremonial semata, dalam acara tersebut sekaligus menjadi tempat untuk ramah tamah dan silahturahmi lintas generasi.

“Tidak hanya datang menyaksikan rekannya mendapatkan penghargaan namun jauh dari itu semua yang kita harapkan adalah adanya rasa dorongan untuk berkarya lagi,” ucap Made Adnyana anggota Komite Anugerah Musik Bali lainnya.

Acara tersebut juga akan ditayangkansecara live melalui chanel youtube AMB dan Instagram Official AMB, serta beberapa stasiun tv di Bali. Gede Bagus menambahkan, ajang tersebut bukanlah untuk mencari siapa yang bagus atau tidak, melainkan sebagai salah satu cara untuk merangsang para insan musik di Bali untuk tetap berkarya. “Selain itu, melalui ajang ini kami berharap tidak lagi ada sekat antara musik berbahasa Bali dan Musik Indie,”jelasnya.

Gelaran pertama kali itu merangkum sebanyak 19 katagori penghargaan untuk lagu berbahasa Bali dan non Bali. Para nominator pun telah melalui tahapan demi tahapan dari proses seleksi yang dilakukan oleh komite AMB. Karya yang masuk sleksi antara periode 1 Desember 2017 hingga 30 November 2018. Karya yang masuk tahap seleksi pun beragam dari format album hingga single yang telah memiliki video clip atau sekurangnya vodep lirik.

“Siapapun yang mendapat penghargaan nanti kami harap kita tetap semakin solid dan menyatukan berbagai potensi musik di Bali lintas generasi, lintas genre tanpa adanya sekat yang hanya akan membatasi semangat untuk berkarya,”tutup Made Adnyana. (Red/Dhi/Jik)

Comments

comments