Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Ayu Weda muncul dari sebuah kegelisahan dan keperihatan – kabarbali.id
Kabarbali.id

Ayu Weda muncul dari sebuah kegelisahan dan keperihatan

Tentunya kita masih mengingat nama besar seorang Ayu Weda, artis yang sempat booming di era ’80an tersebut kembali menyapa masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bali.

Lewat album teranyarnya yang diberi tajuk “Sudah Merenungkah Kau, Tuan?” yang diluncurkan secara resmi melalui temu media pada Kamis, 27 Juli 2017 di Kubu Kopi, Jl Hayam Wuruk Denpasar.

“nanti untuk peluncurannya sendiri akan dilangsungkan pada tanggal 28 Juli di Bentara Budaya Bali”. Ungkap Ayu Weda kepada awak media.

Menurut pengamat musik senior Indonesia Bens Leo, yang juga ikut menghadiri acara temu media tersebut mengatakan, jika musik yang dibawakan oleh Ayu Weda tersebut merupakan musik yang bertutur atau yang dikenal dengan istilah “balad”. Dia juga memuji keberanian Ayu yang memilih format fisik untuk peluncuran albumnya.

Dari kiri kekanan, Suwung Jado, Bens Leo, Ayu Weda dan Arif Budiman. Foto by istimewa

Dari kiri kekanan, Suwung Jado, Bens Leo, Ayu Weda dan Arif Budiman. Foto by istimewa

“lagu ini sangat kuat, perempuan tidak banyak yang berkarya seperti ini, apalagi ditengah kondisi saat ini ayu malah merilis dengan format fisik”. Ungkap Bens yang juga eks jurnalis Aktuil.

Senada dengan Bens, Suwung Jabo yang sekaligus merupakan pencitpa dari lagu – lagu di album Ayu Weda mengungkapkan, jika dirinya memberikan kebebasan kepada Ayu untuk memilih lagu.

“saya berikan kebebasan dan kenyamanan si Ayu Weda saja dalam berkarya termasuk dari sisi arransemennya”. Ungkap Suwung Jabo.

Ada 10 lagu yang terdapat di new album Ayu Weda, yang mana dirinya tidak hanya bekerjasama dengan Suwung Jabo, nampaknya wanita kelahiran Singaraja itu juga berkolabirasi dengan band kenamaan yakni Sirkus Barock.

Ayu Weda sendiri mengungkapkan pasca peluncuran bukunya di tahun 2016 lalu yang berjudul “Badriah”, memang menganggap ini sudah jalannya dan tidak berlebihan rasanya jika seorang penulis akhirnya menuangkan karyanya lewat musik.

“jika tahun lalu saya menuangkan karya lewat sebuah tulisan, di tahun ini saya tuangkan lewat sebuah karya musik”. Tutur wanita yang sempat menyandang “The Best Performance of Lady Rocker” tersebut.

Dalam album tersebut, Ayu menuangkan kegelisahannya tentang kondisi sosial politik saat ini. Di album ini juga dirinya menuangkan rasa keprihatinannya terhadap kondisi anak-anak yang ada di Indonesia.

“keprihatinan ini saya tuangkan lewat lagu yang berjudul “Hella Hella Hella” dan “Bocah Pelangi”, anda bisa temukan di beberapa titik yang ada di Bali masih ada anak kecil yang meminta-minta, saya prihatin dan ininseharusnya tidak boleh terjadi”. Tuturnya.

Ditambahkan, Album barunya tersebut juga merupakan refleksi perjalanannya sebagai daya ucap cinta tak terperi terhadap martabat kemanusiaan.

Untuk diketahui, dalam peluncuran albumnya nanti, Ayu Weda juga akan melibatkan beberapa seniman besar Tanah Air seperti Trio Flowers, Eny Art Dance, Ayu Laksmi, Cok Sawitri dan masih banyak lainnya.[KP14]