Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Bali Eart Day, Kritisi Kelangkaan Air Bersih di Bali – kabarbali.id
SosPol

Bali Eart Day, Kritisi Kelangkaan Air Bersih di Bali

kabarbali.id —  Earth Day yang jatuh setiap tanggal 22 April diperingati secara internasional sebagai upaya peningkatan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi.

Tak terkecuali di Indonesia dan Bali khususnyanya, perayaan Erath Day atau Hari Bumi dirayakan dengan berbagai aktivitas positif. Seperti halnya yang dilakukan oleh Yayasan Idep yang menyelenggarakan Bali Erath Day pada 22 April di Pantai Watuklotok, Klungkung.

 

Baca Juga : 

 

Haltersebut disampaikan oleh Doni Marmer selaku staf pengembangan Sumber Daya dari Yayasan Idep mengatakan jika kegiatan Bali Erath Day dilakukan selama sehari dengan berbagai kegiatan seperti movie screening (Bali water protektion), live music perfoming, beach clean up, workshop, dan berbagai kompetisi yang berkatan dengan pemanfaatan limbah lingkungan.

“Acara ini dilakukan sehari dan kita juga bekerjsama dengan berbagai pihak salah satunya pemkab Klungkung,”ucapnya saat ditemui di Kubu Kopi. Jumat, 20 April 2018.

Yayasan yang berdiri sejak 1999 ini melibatkan banyak seniman seperti dalam workshop yang akan diisi oleh Made bayak yang mengisi tentang plastikologi, teknik cukil dari komunitas Djamur dan juga sorkshop ecoprinting oleh Cristina Arum.

“Kami mencoba dengan mensosialisasikan isu tentang air dengan beragam acara dengan melibatkan masyarakat umum. Kami akan mempublish buku, film dan lainnha untuk mengkampanyekan secara umum,”tutupnya. (Red/Fik)

Comments

comments

Related Posts