Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Djaja Tjandra Kirana Rayakan Ulang Tahun Dengan Pameran Tunggal – kabarbali.id
Kabar Seni

Djaja Tjandra Kirana Rayakan Ulang Tahun Dengan Pameran Tunggal

Semakin tua semakin berapi-api, keinginan untuk terus berkarya dan menghasilkan karya semakin kuat. Demikian gambaran sosok perupa Djaja Tjandra Kirana yang memamerkan sebanyak 19 karya dari ribuan karya yang ia miliki.

Bertajuk “Culture in Colours”, pameran tersebut digelar pada 28 Juni 2019 di Santian Galerry tepat sehari sebelum hari kelahirannya 29 Juni 1944. Pameran itu berlangsung hingga 9 Agustus 2019 mendatang.

Baca Juga: Satu Pintu, Jenius Untuk Masyarakat Milenial di Bali

Tidak seperti pameran biasanya, selama pameran berlangsung Tjandra Kirana demikian akrab disapa akan mengisi dengan berbagai kegiatan seperti workshop dan diskusi.

Sosok pria keturunan Tionghoa – Bali ini mengawali karirnya sebagai seorang photographer dan sejak 1985, Tjandra Kirana mulai menunjukkan eksistensinya di bidang seni lukis. “Kalau melukis sendiri saya sudah jalani sejak masih sekolah dasar,”ungkapnya saat ditemui di Santeian Gallery sehari sebelum pamerannya dibuka.

Ia menjelasnya, pameran tersebut adalah jawaban dari segala macam pertanyaan yang muncul dibenaknya. “Entah kenapa semakin hari semangat itu semakin menggelora,”sahutnya sembari tersenyum.

Perupa yang juga seorang chef ini menegaskan bahwa tidak ada yang bisa dia yakini atas jawaban yang menghampirinya, ketulusan sikap dan keiklasan untuk terus berkarya adalah jawaban sementara ia yakini.

Baca Juga: Tanggapan Kadis Disdukcapil Terkait Sosialisaikan KB Bali

Seluruh lukisannya berkisah tentang alkulturasi budaya China dan Bali sebagaimana tertuang pada lukisan berjudul The Root of China, ia menggambarkan Barong Ket yang dikenal selama ini adalah turunan dari Barong Sai. “Bali ini banyak dipengaruhi oleh kebudayaan China, banyak buktinya semisal uang kepeng,”lanjutnya.

Sosok Tjandra Kirana saat ini tengah mengenalkan teknik ricepaper ke seniman di Bali, ia menerangkan, ricepaper disinyalir lebih bertahan lama. Beragam penghargaan telah ia raih baik dari kancah nasional hingga internasional.

Ia pun sangat mensyukuri perjalanan kehidupannya yang memasuki angka 74 tahun dan pamerannya yang ke-8 ini Tjandra masih setia pada keagungan budaya Tanah Air. Pada pembukaan pameran nanti, Tjandra Kirana mengatakan Wali Kota Denpasar IB Rai Darmawijaya Mantra diagendakan akan membuka dan memberikan sambutan sebelum dilakukan pemotongan pita. (Red/Dhi/Rls)