Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Festival Tepi Sawah, Zero Plastic Hormati Ibu Pertiwi – kabarbali.id
Kabar Seni

Festival Tepi Sawah, Zero Plastic Hormati Ibu Pertiwi

Festival Tepi Sawah kembali digelar pada 6-7 Juli mendatang di Omah Apik, Pejeng – Gianyar. Memasuki tahun ke-3 penyelenggaraan, festival itu masih kuat dan kental dengan menyuarakan isu lingkungan.

Festival yang sarat akan muatan lokal ini juga menggelar tribute to Koesplus. Dan tidak kurang dari 400 artis akan memeriahkan event kali ini. Beragam kegiatan akan mengisi selama dua hari kegiatan mulai dari workshop, pameran hingga pentas musik. “Ini festival dari dan untuk kita, dipastikan tidak ada skat antara artis dan pengunjung,”ucap Etha Widiyanto salah satu penggagas event tersebut.

Baca Juga: Arlin, Juara Mixologist Chef Competition 2019

Selama festival berlangsung, baik vendor, pengunjung dan khususnya perokok akan disediakan tempat khusus yang bisa dibawa dengan sayarat harus deposit sebesar Rp 5 ribu rupiah dan deposit itu bisa diambil kembali setelah barang yang dipinjam baik berupa alat makan hingga tempat puntung rokok. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membantu dan mendukung gerakan peduli lingkungan serta zero plastic.

Gelatan tahun ini juga cukup spesial mengingat dari sisi line up yang dihadirkan yakni sinden yang sekaligus penyanyi jazz dan blues asal Solo yakni Endah Laras. Hampir seluruh line up pun diklaim masih remaja yakni rata-rata usia maksimal 17 tahun. “Kita berikan ruang untuk tampil di negaranya sendiri karena selama ini mereka lebih dikenal dan sering tambil di luar negeri,”imbuhnya.

Highlight yang menarik juga tersaji dari Papua: Papua Mania, mereka akan menari dan menggelar kolaborasi. Tak kalah serunya ada Artis Ibukota Anda Perdana yang akan tampil. Juga tak ketinggalan akan ada duo maut antara Balawan feat Made Suaradana.

Baca Juga: Tanggapan Kadis Disdukcapil Terkait Sosialisaikan KB Bali

Selain dihiasi dengan panggung musik, Festival Tepi Sawah juga akan menggelar workshop-workshop yang tak kalah apik sebagai bahan edukasi, seperti workshop film bersama Erick EST, workshop cukil dengan Rumah Kelima,

Workshop tari dengan Dayu Ani dan juga workshop dengan Pak Made Bandem. Turut serta group-group dari generasi muda yaitu dari ISI Denpasar dan juga dari Universitas Udayana.   Di dalam segi tatanan produksi, Festival Tepi Sawah ini dipersiapkan dengan matang dari tahun ke tahun, baik dari segi stage/ tata panggung, juga dari sound dan lighting, dan kebutuhan produksi lainnya. (Red/Dhi/Jik)