Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
SosPol

Gubernur Bali Loby Rakyat Bali Pada Pemilu 2019

Gubernur Bali, I Wayan Koster mengajak seluruh rakyat Bali, untuk berbondong-bondong ke TPS dan menyalurkan pilihan atau mencoblos pada Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019. Ajakan itu disampaikan Gubernur Koster, usai makan siang bersama awak media cetak dan online di rumah jabatan Gubernur, Jaya Sabha Denpasar, Selasa 16 April 2019.
Dari Humas dan Protokol Pemprov Bali diperoleh keterangan bahwa Gubernur Koster beserta keluarganya akan melakukan pencoblosan Pemilu 2019 di kampong halamannya di Buleleng, tepatnya di TPS 11 Banjar Dukuh desa Sembiran Tejakula Buleleng.
Sedangkan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Artha Ardana Sukawati alias Tjok Ace beserta keluarga akan melakukan pencoblosan Pemilu 2019 di wantilan depan Puri Ubud, TPS 6 Balai Banjar Ubud Tengah.
Suara dari kita sangat berarti bagi perjalanan bangsa ini ke depan. Saya mengajak seluruh masyarakat Bali yang punya hak pilih, untuk menggunakan dengan baik hak suaranya sesuai ketntuan-ketantuan yang telah diatur oleh penyelenggara Pemilu,’ ujar Koster.
Mengenai tingkat partisipasi pemilih Bali pada Pemilu 2019, baik pemilihan Presiden dan Wakil Presiden maupun pemilihan anggota Legislatif, diharapkan Koster akan meningkat dari pemilu sebelumnya. Dia memperkirakan, partisipasi pemilih Bali pada Pemilu 2019 ini akan berkisar antara 70 hingga 80 persen lebih. Adapun indikatornya adalah kesiapan pihak penyelenggara dalam hal ini KPU Provinsi maupun kabupaten/kota se-Bali yang menurutnya telah bekerja maksimal untuk Meningkatkan partisipasi pemilih.
‘Dengan menggunakan hak suara di TPS, kita sudah ikut menjaga kedaulatan Negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan idiologi Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan. Empat pilar bangsa ini harus dijaga oleh seluruh rakyat, salah satunya dengan menggunakan hak pilih pada Pemilu,’ pungkas Gubenur yang juga ketua DPD PDIP Bali ini. (Red/Klik Pena)