Travel

Hanya di Tukad Bindu, Masyarakat Milenial Bisa Berbelanja Dengan Uang Kepeng No ratings yet.

Apa jadinya jika kita berbelanja kembali ke tempo dulu menggunakan uang atau alat tukar memakai uang kepeng? Aneh, unik atau biasa saja? Nah bagi kalian yang ingin merasakan atau ingin mencoba hal tersebut coba saja datang ke Peken Nusantara yang berlangsung di Tukad Bindu, Kesiman, Denpasar.

Baca Juga : 11 Panggung, 11 Ibu dan 11 Kisah Masuki Babak Baru, Ini Kisahnya

Acara yang digelar oleh Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Provinsi Bali itu akan mengajak para pengunjungnya merasakan sensasi berbelanja menggunakan uang kepeng. Sebelum itu, pengunjung diwajibkan menukar sejumlah uang kertas yang mereka miliki dengan uang kepeng yang terletak di depan pintu masuk utama.

Uang kepeng yang tersedia mulai dari Rp 1000, Rp 2 Ribu, Rp 3 Ribu hingga Rp 50 Ribu. Uang kepeng yang dimaksud tersebut terbuat dari kertas yang diisi nilai nominalnya. “Ini cukup unik dan hanya berlaku di area ini saja,”kata Bobby Andalan Humas Genpi saat ditemui dilokasi. Minggu, (18/11).

Event yang rencananya akan digelar setiap hari minggu itu digagas untuk mempromosikan potensi pariwisata di Bali khususnya Tukad Bindu. Dalam event ini terdapat kuliner tradisional Bali yang semakin langka ditemukan sebut saja seperti sate kakul.

Baca Juga : Mimi Jagon Bocorkan Film Terbarunya

Selain menikmati kuliner dan keindahan wisata Tukad Bindu, pengunjung juga disini bisa melakukan selfie di beberapa spot yang telah disediakan. “Tukad Bindu adalah destinasi wisata baru di kota Denpasar jadi kami ikut memperkenalkannya lagi,”imbuhnya.

Nantinya Peken Nusantara ini akan dibuka setiap hari Minggu mulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita. Selain Tukad Bindu, di Karangasem tepatnya di Taman Edelweis juga terlebih dahulu telah di buka.

Dalam event itu terdapat 15 stan dan setiap stand juga diberikan modal sebesar Rp 500 ribu. “Nanti pedagang setelah dapat berjualan akan menukar kembali uang kepeng yang didapatkan ke stan penukaran,”tutupnya. (Red/Rik)

Please rate this

Comments

comments

Related Posts