Kabarbali.id

Heruwa “Shaggydog” : gue berkencan dengan alam lalu hasilkan Senyawa Alam. No ratings yet.

Kabarportal.com – Sempat berkolaborasi dengan dua band kenamaan asli Indonesia (Shaggydog dan JRX “Superman Is Dead), kini Heruwa kembali menyapa para penikmat musik tanah air dengan mengeluarkan single terbarunya yang berjudul Senyawa Alam.

Tidak jauh berbeda dengan single sebelumnya (Samiya- red) Heruwa tampaknya masih cukup setia dengan rancak music Elektroniknya yang terbalut rapi dengan kearifan lokal. Ini terdengar jelas pada pembuka lagu tersebut yang diawali oleh suara sinden yang diikuti dengan dentuman music elektronik bernada angklung, meski terkesan sama dengan single sebelumnya, bukanlah Heruwa namanya jika tanpa sebuah ciri khasnya disingle yang di mastering oleh Rangga ‘Egha’ Sang Eshayoga tersebut.

Baca Juga :

Sheila On 7 Getarkan panggung Bhoshe VVIP.

D’Story, cerita menarik dari sebuah kisah dan cerita.

Trinity The Nekad Traveler “bukan sekedar film traveler”

Dalam proses penggarapannya pun terbilang cukup unik, Heruwa memindahkan studio yang berada dikamarnya keluar ruangan dan membiarkan alam ikut berinteraksi dalam pembuatan single tersebut. “ini bisa kalian dengar dilagu tersebut, itu suara alam memang natural tanpa ada olahan dari computer, disini gue memindahkan studio keluar ruangan sehingga menghasilkan nada-nada alami”. Demikian yang diungkapkan melalui siaran rilisnya (28/3).

Selain itu gaung benturan batu vulkanik di gunung Merapi, riuh rancak-nya pengamen angklung di titik nol km Tugu, olahan perkusi dari cadik perahu di laut selatan, adalah sebagian kecil dari elemen suara yang dikumpulkan dari lima ‘sumbu imajiner’ Yogyakarta yaitu gunung Merapi, Tugu, Kraton, Panggung Krapyak dan Laut Selatan. Pada departemen artwork yang dikerjakan oleh Gilang Kusuma Wardhana, tema-nya mencoba mengadaptasi karya lukisan berjudul Gunung Merapi Meletus di Malam Hari karya Raden Saleh.

“Saya ditantang untuk menjadi ‘pesulap’ di project ini. Saya merekam apa saja yang saya jumpai di jalan bersama Erix Soekamti. Misal, suara mangkok penjual bubur yang akhirnya jadi ‘gamelan’ . Ya, apa saja dan tanpa direncana” ujar Heruwa. 

Single yang dinaungi oleh DoggyHouse Records tersebut dirilis secara resmi melalui digital store pada 3 april mendatang.[ADI]

 

Please rate this

Comments

comments

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.