Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
IFBEC Bali Gelar Waiter/s Fun Run, Ini Bukti Bali Masih Aman – kabarbali.id
kabar Utama Kabarbali.id

IFBEC Bali Gelar Waiter/s Fun Run, Ini Bukti Bali Masih Aman

Kabarbali.id (Badung) – Bali yang tengah dilanda issue erupsi Gunung Agung saat ini berimbas ke berbagai sektor terutama dari sektor pariwisata yang belakangan mengalami penurunan cukup sigsnifikan. Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang Indonesian Food and Beverage Executive Association (IFBEC) Bali kembali menggelar Waiter/s Fun Run pada Sabtu, 16 Desember 2017.

Ketua  Ketua IFBEC Bali, Ketut Darmayasa mengatakan, waiter/s fun run adalah sebagai salah satu bentuk pembuktian jika Bali masih cukup aman untuk dikunjungi. “kegiatan ini bukan semata-mata untuk bersenang-senang, ini adalah bukti jika Bali itu aman, Bali bukan hanya Karangasem”, ucapnya kepada Kabarbali.id Kamis, 14 Desember 2017.

Pria asal Buleleng ini juga menambahkan jika, kegiatannya tersebut sebagai atraksi atraksi pariwisata dalam rangka menyambut Festive Season serta sebagai bentuk kampanye Bali is Safe. Event yang digelar untuk kali kedua tersebut diharapkan mampu menyakinkan wisatawan untuk kembali memasukkan Bali sebagai salah satu tujuan wisata mereka.

Hal serupa diungkapkan oleh ketua panitia waiter/s fun run, Bolly Kusdiana, bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk kampanye Bali is Safe.“ini bentuk kepedulian kita (IFBEC-red) terhadap situasi yang melanda Bali saat ini dan kami berharap melalui kegiatan ini wisatawan tidak takut untuk berkunjung ke Bali”, paparnya saat sesi jumpa pers kamis, 14 Desember 2017 yang berlangsung di kawasan Kuta.

Kusdiana mengatakan sebanyak 1807 peserta ikut meramaikan acara tersebut yang diikuti oleh pelaku pariwisata seperti Sekolah Pariwisata, Hotel dan Villa yang ada di Seluru Bali. “semoga degan ini wisatawan lebih yakin jika Bali masih aman”, ucapnya

Pecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI)

Ketut Darmayasa menerima Piagam dari MURI. Image/Gede

Selain sebagai alat untuk kampanye, waiter/s fun run sukses pecahkan rekor MURI dengan peserta terbanyak. Para peserta pun tidak tampil seperti biasanya, mereka yang ikut perlombaan diwajibkan menggunakan pakaian adat  Bali Madya (Udeng Batik, baju menyesuaikan dan sarung) yang nantinya akan berlari menempuh 1km sambil membawa nampan yang diatasnya berisi minuman selayaknya mereka sedang membawakan pesanan para tamu.

Dengan mengambil start dari depan pantai Gran Inna Kuta dan finish di depan pantai Grand Istana Rama Kuta, mereka akan dinilai pada keutuhan barang yang mereka bawa, kecepatan dan ketepatan tantangan menjadi fokusnya adalah para peserta berlari diatas pasir.

“ini cukup unik dan menjadi tantangan tersendiri bagi peserta, nantinya peserta diwajibkan menggunakan pakaian adat Bali madya, mereka akan berlari sejauh 1km dan ini akan menjadi keunikan tersendiri”, ucap Ketut Darmayasa.

Ditambahkannya, rekor MURI bukanlah menjadi tujuan utama dari penyelenggaraan waiter/s fun run, melainkan pembuktian jika Bali itu aman untuk di kunjungi. “ ini hanya pembuktian saja, mengingat status awas yang disampaikan oleh pemerintah terhadap Bali itu hanya berlaku di radius 12km dari Gunung Agung”, ucap Bolly Kusdiana.

Disisi lain, penuturan dari Manager Museum Rekor Indonesia (MURI), Andre Purwandoso rekor yang diselenggarakan oleh IFBEC merupakan rekor yang bersifat superlatif atau rekor dengan segala sesuatu yang bisa diukur. “ini rekor bersifat superlatif dan pertama kali dilakukan di Indonesia yakni lari sejauh 1km di pantai yang dilakukan oleh Pramusaji dengan membawa nampan yang berisi 2 botol”, ucapnya saat ditemui di sela-sela kegiatan dikawasan pantai Kuta, Minggu 17 Desember 2017.​[GD/14]

 

Comments

comments

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.