Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Ini Mahluk Yang Menggerayangimu Ketika Menjadi Jenazah – kabarbali.id
kabar Utama

Ini Mahluk Yang Menggerayangimu Ketika Menjadi Jenazah

kabarbali.idBanyak yang bertanya ketika kita sudah menjadi jenazah apa yang akan terjadi pada tubuh kita? Sekalipun membusuk hewan atau binatang apa yang paling berperan terhadap proses pembusukan itu?

Sebenarnya ilmuan sudah banyak yang menjelaskan hal ini dan inilah hewan-hewan yang akan menggerayangi tubuh kita setelah menjadi jezah.

Lalat

Hewan ini memiliki peran paling banyak terbukti dnegan 80 persen massanya dalam 5 hari setelah organisme itu memakannya. Selain itu daging yang telah mati juga sekaligus menjadi tempat untuk mereka bertelur.

Pembusukan Hitam

Pembusukan sendiri adalah tahap kematian dimana tubuh akan dipecah oleh dekomposer. Dalam fase ini mayat akan mengalami perubahan warna menuju ke warna hitam.

Dan dalam proses ini, tubuh akan membesar, mengembang dan bengkak karena gas yang dilepaskan oleh jumlah bakteri yang terus berkembang.

Belatung

Binatang ini adalah alat ilmiah untuk menentukan waktu kematian. Dengan melihat belatung ilmuan atau kita bisamengetahui perkiraan kapan lalat pertama kali datang dan kita juga bisa mengetahui lama belatung telah ada ditubuh.

Fermentasi Butyric

Dalam fase ini, mayat atau jezah hanya memiliki sedikit daging dan yang tertinggal hanyalah kulit, rambut, tulang bakteri, belatung, dan debu. Selama fase ini berlangsung, jenazah akan mengeluarkan bau busuk Transisi ini menjadi pembusukan kering, dan tubuh menjadi hampir padat, dengan semua uap air hilang.

Dari Kulit Tubuh Menjadi Cairan

Hujan memiliki efek yang cukup kuat dan tidak dapat diprediksi pada tubuh manusia yang telah mati.

Kadang-kadang, itu bisa memperlambat proses dekomposisi, tetapi di lain waktu, itu dapat secara signifikan mempercepatnya.

Hujan juga  memungkinkan segala macam makhluk, dari mikroba dan bakteri ke ikan atau hewan darat lainnya, untuk mendapatkan daging.

Air dapat menghancurkan tubuh manusia dengan cepat.

Dalam beberapa kasus, ketika mayat terendam dalam air, daging yang jenuh terkelupas langsung ketika mayat ditarik, mengekspos bagian dalam tubuh, yang belum sepenuhnya terbasahi.

Berbeda jika mayat berada di darat, permulaan pembusukan menyebabkan organ internalnya mencair.

Faktor penting yang tidak bisa dilepaskan adalah, suhu, kelembaban, kondisi matahari, lokasi, penempatan, kehidupan di sekitarnya, dan lebih banyak lagi.

Faktor tersebut dapat mempengaruhi bagaimana, dan seberapa cepat, sebuah tubuh terurai. (RED/TB)

 

 

Comments

comments

Related Posts