Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Ini Yang Terjadi Jika Euro 4 Dijalankan – kabarbali.id
Kabar Otomotif kabar Utama

Ini Yang Terjadi Jika Euro 4 Dijalankan

kabarbali.idJika standart Euri 4 diterapkan maka adakan ada beberapa halyang menjadi korban dan kemungkinan besar adalah bensin Premium dan Pertalite karena jenis BBM itu diketahui tidak memenuhi standart indikator yakni oktan number (research octane number/RON) 91 dan sulfur konten 50 ppm.

Kemudian pertanyaan yang muncul adalah akankah bensin ekonomis tersebut akan menghilang? Seperti yang dilansir dari lama detikOTO. Selasa, 27 Maret 2018, External Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita memaparkan hal itu bisa saja terjadi. Tapi, semuanya tergantung pada keputusan Pemerintah lewat Permen LHK NO.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru kategori M, N, dan O.

“Euro 4 itu lebih ke standar kualitas bahan bakar di mana minimum RON 91 dan kadar sulfurnya tidak melebihi 50. Artinya, apa pun yang akan beredar nanti, namanya apa saja, standar dan kualitasnya akan naik,” katanya di sela helatan Obrolan Ringan Otomotif, Mitos & Fakta Seputar BBM & Pelumas, Bogor, kemarin.

“Kalau untuk sekarang, nampaknya Pertamax series yang bakal didorong untuk itu. Karena kan memang oktannya minimal 91 dan PPM minimal 50. Yang dekat dengan ranah itu Pertamax series,” lanjut Arya.

“Itu nanti pemerintah yang memutuskan (kabar terkait Premium dan Pertalite-Red), tergantung Permen dan Perpresnya. Tapi terkait dorongan untuk beralih ke oktan yang lebih tinggi sudah tercantum di Permen LHK NO.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017,” tutup Arya. (NUR/RED/detikoto)

Comments

comments

Related Posts