Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Jacob Umbar Rahasia Kemenangan diajang World Class Competition Indoneisa – kabarbali.id
Peristiwa

Jacob Umbar Rahasia Kemenangan diajang World Class Competition Indoneisa

Indonesia World Class Competition 2019 akhirnya melahirkan juara dan siap berkompetisi pada final Diageo World Class Competition di Glasgow Skotlandia pada bulan September 2019. Indoensia akan berkompetisi dengan lebih dari 56 negara di dunia.

Baca Juga: Sweet Note Dalam Balutan Mixochef Mixologist Competition

Indonesia akan diwakili oleh Jacob Utama Manurung dari Djournal House Jakarta yang berhasil menyingkirkan dua pesaingnya yang berasal dari Bali Daniel Gerves dari Alila Seminyak Bali dan I Putu Aris Sanjaya dari Bikini Bali I Putu Aris Sanjaya dari Bikini Bali.

Bukan perkara mudah untuk memantabkan diri menjadi yang terbaik dalam kompetisi bergengsi itu, sejak babak penyisihan 8 besar, ketiga bartender ini memang sudah dijagokan sejak awal. Pria yang tahun 2017 sempat menjadi finalis Indonesia World Class Competition ini akhirnya berhasil menuntaskan tantangan terakhir yakni membuat cocktail Smoke Integration.

“Saya tidak menyangka akan menjadi juara sebab dua lawan saya cukup hebat. Persiapan untuk ini ya tergantung dan sebenarnya persiapan khusus tidak terlalu berpengaruh,”ujarnya.

Jacob menuturkan awalnya dirinya bermain di dunia kopi sebagai seorang barista dan ingin menjadi seorang roaster coffee namun dirasa tidak mudah serta lebih sulit. “Saya kurang beruntung sebagai seorang barista akhirnya berlabuh sebagai bartender, belajar dari awal dan ini mungkin sudah jalannya,”papar pria kelahiran 18 November ini.

Baca Juga: Hadirkan Kuliner Khas Nusantara, UFF 2019 Siap Adu Pedas

Pria asli Toba, Sumatera Utara ini boleh saja berbangga atas status juara yang baru saja ia terima, tapi ini barulah tahap awal untuk memulai karirnya. Ia pun berkisah, juara ini adalah hasil atas waktu yang selama ini ia sita. “Yang lain selesai kerja biasanya nongkrong tapi saya malah bekerja dan belajar terus kulik hingga mengerti,”kenangnya.

Ia menuturkan sebagai seorang bartender menyajikan minuman dan membuat penikmatnya senang adalah sebuah kewajiban, namun jauh dari itu, seorang bartender sejati tidak semata-mata hanya sekedar menyajikan minuman. 

“Bar itu bukan sekedar minum atau bukan sekedar menyajikan minuman, namun bagaimana seorang bartender mengerti dan tahu apa dan bagaimana sejarah dari minuman tersebut,”katanya.

Ia juga memberikan saran untuk mereka yang akan memulai karir dibidang bartender harus memperhatikan rule atau aturan, ketahui siapa jurinya dan harus benar benar paham apa yang akan kita presentasikan, teknik dan tentunya komunikasi.

Terkait persiapan menuju world class competition nanti dirinya hanya fokus pada speed dan bahasa. “Saya akan mematangkan speed serta bahasa, sebab ini adalah tantangan terberat saya,”ujar anak pertama dari empat saudara.

Sementara itu, Daniel Gerves dari Alila Seminyak Bali dan I Putu Aris Sanjaya dari Bikini Bali I Putu Aris Sanjaya dari Bikini Bali yang berada diposisi ke dua dan ketiga harus mengakui keunggulan Jacob. “Kami mendukung dan semoga tahun depan kami beruntung, ini pengalaman berharga,”ujarnya. (Red/Dhi/Net)