kabar Utama

Luncurkan Serial Pulau Plastik, Robi Buktikan Ikan Mengandung Microplastik

Bali belakangan gencar kampanye dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam memerangi sampah plastik. Mulai dari Peraturan Wali Kota Denpasar No 36 Tahun 2018 hingga Peraturan Gubernur Bali No. 97 Tahun 2018, melarang seluruh pasar tradisional dan modern untuk tidak menyediakan plastik termasuk restoran. Sekitar 300 ton/ harinya limbah plastik ke laut.

Baca Juga :
Tanah Longsor di Buleleng Rengut Korban Jiwa
Merayakan Valentine dan Chinese New Year di Melia Bali

Berbagai upaya pun telah dilakukan tidak saja dari pemerintah, dari organisasi masyarakat, LSM dan komunitas dan masyarakat pun turut mendukung gerakan tersebut. Salah satu garapan yang melibatkan musisi Bali pun diluncurkan pada Jumat, (1/2) di Potato Head. adalah Kopernik bersama Akarumput dan Potato Head menjadi saksi peluncuran serial video Pulau Plastik yang melibatkan seniman asal Bali Gede Robi Supriyanto.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kolaborasi multipihak antara komunitas, pemerintah dan pihak swasta untuk mencegah sampah plastik,”ucap Ewa Wojkowska selaki COO dan pendiri Kopernik.
Video Pulau Plastik sendiri adalah sebuah serial video edukasi menggunakan pendekatan budaya untuk menjangkau masyarakat lokal dan mendorong kesadaran dalam mengelola sampah plastik khususnya. Gede Robi yang notabene dikenal sebagai vocalis band Navicula bertindak sebagai pemandu acara serial tersebut.

Ia menilai, masyarakat Bali khususnya sejak dahulu telah mengenal konsep spiritual yang menurutnya saat ini seakan diluapakan. Tri Hita karana adalah salah satu dasar kehidupan di Bali dimana masyarakat Bali menjaga keharmonian kesesama mahluk, menjaga keharmonisan kepada Tuhan, dan menjaga keharmonisan pada lingkungan. “Dampak sampah plastik sudah kita rasakan bersama. Bali mari waktunya beraksi,”kata Gede Robi.

Tayangan perdana, Robi melakukan penelusuran terhadap mikro plastik yang terdapat pada perut ikan bandeng yang berada di wilayah perairan Semarang, Jawa Tengah yang kala itu dirinya di dampingi peneliti dari Universitas Soegijapranata, Inneke Hantoro. Hasilnya pun sangat mengejutkan, dari sample ikan yang di bedah positif mengandung microplastik pada perut ikan tersebut. “Proses serial ini banyak melibatkan pihak, baik dari komunitas hingga organisasi lainnya,”paparnya.

Dalam peluncuran itu pun diisi dengan penampilan Navicula yang dihadiri oleh Wali Kota Denpasar, IB Rai Darma Wijaya Mantra dan. (Red/Dhi/Rls)

Comments

comments