Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Sport

Melaju ke-16 Besar, Dag Dag Tetap Optimis

Rip Curl Cup, Padang Padang 2019 secara resmi dibuka pada 30 Juni 2019 lalu dan sebanyak 16 surfer akan menaklukan ombak Padang Padang selama sebulan full terhitung ejak 1 – 31 Juli 2019.

Gamelia Carbery selaku Trade marketing and Media Communications Manager menyampaikan kegiatan itu dilakukan berdasarkan ombak sebab ombak tidak menentu setiap harinya. “Kita tidak bisa memprediksi kapan ombak besar dan tidak. Olah raga ini kan bergantung pada ombak,”ujarnya.

Baca Juga: Satu Pintu, Jenius Untuk Masyarakat Milenial di Bali

Ke-16 surfer itu terdiri dari 8 surfer dari luar negeri yakni Benji Brand (ZAF), Taj Burrow (AUS),
Mason Ho (HAW), Barron Mamiya (HAW), Kai Otton (AUS), Sheldon Paishon (HAW), Jack Robinson (AUS), Matt Wilkinson (AUS) dan 8 surfer dari dalam negeri, Made “Bol” Adi Putra, Koki Hendrawan, Mustofa Jeksen, Raditya Rondi, Mega Semadhi, Agus “Blacky” Setiawan, Agus “Dag Dag” Sumertayasa dan Garut Widiarta.

Agus “Dag Dag” Sumertayasa selaku surfer yang pertama kali ikut dalam kompetisi utama dari ajang tersebut mengaku cukup optimis bisa masuk 10 besar. “Optimis dan saya tahu betul ombak Padang-Padang,”pungkasnya.

Meski demikian, Dag Dag mengaku tetap waspada dan fokus pada tujuan utama yakni memberikan permainan terbaik dalam ajang bergengsi itu. Dirinya mengaku saat ini berada di “neraka” mengingat lawan yang ia hadapi bukanlah surfer baru melainkan surfer yang sudah cukup profesional terlebih juara bertahan Jack Robinson (AUS), sang legendaris WCT Taj Burrow (AUS), veteran WCT Matt Wilkinson (AUS), dan surfer ganas Barron Mamiya (HAW), Benji Brand (ZAF), serta Mason Ho (HAW).  “Meski demikian, saya tetap fokus pada tujuan utama,”ujarnya.

Baca Juga: Arlin, Juara Mixologist Chef Competition 2019

Serangkaian gelombang besar dari Samudra Hindia diperkirakan akan mencapai Bali dalam beberapa minggu mendatang. Menurut Surfline, mitra resmi ramalan perkiraan surfing Rip Curl Cup, gelombang ombak besar pertama akan mencapai Bali pada tanggal 3 – 4 Juli 2019, dan gelombang besar lainnya saat ini berada disekitar tanggal 6-7 Juli 2019.

Disisi lain, peselancar Indonesia, Mega Semadhi perfoma terbaik dan maksimal siap ia tampilkan dalam kompetisi tersebut. “Saya siap menampilkan permainan yang terbaik, semoga semesta mendukung,”ujarnya.

Mega sendiri sebelumnya pernah merajai kejuaraan ini ditahun 2013 dan 2016. Dia pun cukup yakin dan percayadiri akan berhasil meraih kembali tahta juara. (Red/Dhi/Mik)