Peristiwa

Potensi Bisnis 2019, Cake Masih Mendominasi No ratings yet.

Bali tidak saja berpotensi dari masakan berat namun bagaimana potensi masakan ringan semacam cake menjadi peluang bagus di tahun 2019 untuk dikembangkan bahkan diprediksi akan menguasai pasar, terlebih di ranah usaha kecil menengah (UMKM) hingga start up etrepreneur.

Baca Juga : Hanya di Tukad Bindu, Masyarakat Milenial Bisa Berbelanja Dengan Uang Kepeng

“Bali ini potensinya banyak dan selalu menjadi kiblat di bidang kuliner,”kata Panca Indria Pristiawan selaku training & Sriboga Customer Center, saat ditemui dalam acara Sriboga Seminar & Baking Business Solution Demo, disalah satu hotel di Denpasar. Kamis, (29/11).

Ia juga menyampaikan, didalam memulai sebuah bisnis terutama cake, yang menjadi perhatian utama adalah pemilihan jenis tepung terigu sebagai bahan utamanya.Dengan pemilihan yang tepat tentu cake akan sesuai dengan harapan namun ia juga menegaskan untuk tidak melupakan bahan pendukung lainnya. “Terigu menjadi hal utama yang wajib diketahui, karena masing-masing terigu memiliki karakter sendiri,”paparnya.

Setelah memahami dan mengerti dasar untuk membuat cake, ia menambahkan proses penjualannya pun tidak disarankan hanya melakukan offline namun harus mampu mengimbanginya dengan online.

Menurutnya, era sekarang masyarakat lebih dominan mencari reference via online sebelum akhirnya mereka ke tempat tujuannya. “Melihat hal itu, kita harus sadar jika kemasan dan rasa harus saling melengkapi,”terangnya.

Baca Juga : Black Burn Bangkit, Ini Kisahnya

Tidak hanya itu,  Cheff Vidya Listyanova selaku Sriboga Customer Center, mengimbau kepada para start up dan umkm untuk terus melakukan inovasi agar resep dan produknya terbaharukan. “Ini juga penting, jangan sampai terus – terusan menunya itu saja, menu andalan boleh satu tapi harus ada variannya karena karakter pelanggan biasanya cepat merasa bosan,”ucapnya.

Ia juga menambahkan pemilihan tepung dan adonan yang pas akan mempengaruhi rasa begitu juga dengan pengemasannya. “Rasa itu nomor satu lalu pengemasan dan inovasi,”tutupnya.(Red/Dhi)

 

Please rate this

Comments

comments

Related Posts