Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Peristiwa

The Sak Penuhi Janji Untuk Warga Bali

The Sak memenuhi jani-janji yang mereka buat kepada wanita pengrajut Negara di awal tahun ini. Dalam rangka merayakan ulang tahun yang ke-30 tahun ini The Sak yang merupakan merk tas rajut asal America mengeluarkan tas edisi terbatas.

BACA JUGA:  Amankan Kunker Ibu Negara, Kodam Gelar "Operasi Perisai Sakti"

Koleksi “philanthropic capsule” yang mana 100 persen hasil penjualannya dialokasikan untuk mensponsori pemeriksaan kesehatan dan edukasi wanita pengrajut yang telah merajut tas-tas tangan The Sak sejak awal.

Sebagai langkah selanjutnya dalam melaksanakan komitmen mereka, The Sak melakukan kunjungan ke salah satu desa di Negara pda Selasa, 01 Oktober untuk mengelola pelayanan pemeriksaan kesehatan untuk wanita pengrajut.

BACA JUGA:  Warung Sintha Cofee & Grill, Kuliner sambil Bernostalgia di Denpasar

Menggandeng yayasan-yayasan non profit seperti John Fawcett Foundation dan organisasi kesehatan lainnya, The Sak akan menghabiskan 1 hari penuh dengan 100 wanita pengrajut di Negara untuk melakukan beberapa pelayanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan.

Pelayanan-pelayanan tersebut berupa check up, pendeteksian dini kanker payudara , pemeriksaan kesehatan mata, tes darah, dan lainlain. The Sak bekerjasama dengan BEDO (Business & Export Development Organization) untuk mendistribusikan bantuan-bantuan ini.

Selain mensponsori kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi wanita pengrajut dan keluarganya, The Sak juga berencana untuk memperluas aksi sosial mereka dengan mengaktifkan komunitas penduduk lokal setempat salah satunya dengan mendirikan taman daerah setempat, membangun kebun kelompok dan pengaturan sistem keuangan.

BACA JUGA:  Aksi Damai Dukung Polri, Driver Ojol Teriak "Bali Aman Penghasilan Gojek Lancar"

The Sak berkomitmen penuh dalam mendukung pengrajin mereka untuk kedepannnya, memperhatikan akar dari perusahaan dan wanita-wanita pengrajin dibalik layar. Kegiatan “Bali Artisan Fund” menguatkan komitmen The Sak dalam membangun bisnis dengan niat terarah pada masa depan yang meningkatkan keberlanjutan dan fair trade.

“Ketika saya melihat ke 3 dekade terakhir dan dimana dunia pada saat kami memulai dibanding dengan sekarang, saya mengakui pentingnya membingkai ulang bagaimana The Sak dapat bermanfaat sebagai penduduk dunia” ucap Co-founder sekaligus CEO The Sak Brand Group, Mark Talucci.

The Sak adalah langkah awal mereka untuk 30 tahun selanjutnya, yang menandai komitmen terhadap keberlanjutan, praktek fair trade dan sebuah kelanjutan dari usaha social mereka.

BACA JUGA:  World Cleanup Day, Untuk Bali Yang Lebih Baik

“Visi yang tengah The Sak gerakkan berjalan searah dengan visi BEDO. Sebagai organisasi non-for-profit, visi kami adalah untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan untuk pelaku bisnis di Indonesia yang memiliki tanggung jawab terhadap sosial dan lingkungan,” ucap Jeff Kristianto, Program Manager BEDO. Kegiatan giving back The Sak ini memberikan contoh nyata dari Corporate Social Responsibility yang berkelanjutan. (Red/Rls)