Kabar Seni

Tutup Tahun 2018, Erik Sondhy Rilis The Gift of Love

Pianis asal Bali, Erik Sondhy secara resmi merilis album solo ke – 5 “The Gift of Love” sekaligus sebagai penutup tahun 2018. Album itu resmi di luncurkan melalui sebuah konser yang digelar di Ryoshi Japanese Restaurant, Seminyak. Rabu, (19/12).

Pemilik nama lengkap Eurysondhy Andrean John Imanuel Mangempis ini bertutur bahwa album terbarunya itu adalah karya spesial yang ia dedikasikan untuk semesta. “Saya persembahkan lagu ini untuk tanah kelahiran saya, Bali,”katanya.

Baca Juga :

Dalam album itu, Erik cendrung memainkan genre pop ketimbang jazz yang notabene telah melekat padanya. Hal tersebut lantaran dirinya ingin memberikan sentuhan berbeda setiap albumnya dan ia pun ingin berdalih jika itu terjadi begitu saja. Seluruh lagu yang masuk dalam album itu ia buat berdasarkan kisah nyata yang ia alami langsung. “Saya datang ke tempat wisata seperti “Hiden Canyon” di Guwang Gianyar, saya biarkan imaginasi mengalir begitupun dengan lagu lainnya,”papar musisi kelahiran 10 April ini.

Ada delapan lagu dalam album itu seperti “Medewi”, “Moscow River”, “Alex and Vika Wedding”, “Hidden Canyon”, “Night Market”, “Always in My Heart”, “The Gift of Love”, dan “Excerpt Love” yang bertema cinta dan kehidupan, semuanya berlatar tempat atau alam Bali. Sedangkan untuk video clipnya menurut Erik akan dibuatkan seluruhnya dengan konsep “true story”. “Jadi bagaimana saya membuat lagu itu ya seperti itu nantinya dibuat video clipnya mulai dari lokasi dan lainnya,”ucapnya.

Album yang hanya dirilis melalui platform digital itu berada dibawah naungan label Indojazia. Ia mengklaim keinginan untuk merilis album setiap tahunnya adalah alasan yang kuat kenapa ia merilis album ke-5 itu. Terkait perkembangan musik khususnya jazz di tahun 2018, ia mengatakan jika perkembangannya cukup bagus dan ia mengatakan jazz sendiri memiliki peminat khusus. (Red/Rls/Mik)

Comments

comments