Waaster Kasad kunjungi TMMD Ke – 101 Kodim 1611/Badung di Desa Pangsan – kabarbali.id
SosPol

Waaster Kasad kunjungi TMMD Ke – 101 Kodim 1611/Badung di Desa Pangsan

kabarbali.id — Waaster Kasad Brigjen TNI Dudung Abdulracman SE.MM mengunjungi TMMD Ke – 101 Kodim 1611/Badung.Dalam kesempatan tersebut Waaster menyampaikan “Kunjungan ini adalah salah satu pengawasan dan Evaluasi TNI Manunggal Membangun Desa ke-101 TA 2018, terima kasih kepada Pemerintah Daerah Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan seluruh Masyarakat atas dan berpartisipasi dalam rangka mensukseskan pelaksanaan TMMD Ke-101 TA 2018, tak lupa terimakasih Kepada Media Massa yang membuat/ mempublikasikan setiap kegiatan TMMD,

Kegiatan ini merupakan perintah dari Bapak KASAD (Jenderal TNI Mulyono) selaku Penanggung jawab operasional TMMD dengan tujuan guna dapat melihat secara langsung TMMD yang akan mencari dan menemukan tantangan yang akan datang.

 

Baca Juga : 

 

TNI Manunggal Membangun Desa telah berjalan selama 38 tahun, diawali pada tahun 1980, pertama kali digagas oleh Jenderal M.Jusuf. Pada saat itu masih bernama ABRI Masuk Desa (AMD). Program AMD pada pembangunan Masyarakat di perdesaan. Desa yang digunakan sebagai objek pembangunan karena desa memiliki peran yang penting dalam pembangunan nasional. Termasuk didalamnya sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di desa, yaitu desa yang disebut pertahanan terakhir dalam pertahanan 4 negara. Dalam perkembangannya AMD / TMMD melakukan ke daerah – daerah yang terpelosok, daerah-daerah, daerah kumuh kota atau daerah yang dilanda Bencana.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan Bakti TNI yang dilaksanakan dan lintas sektoral Bersama Kementrian / LPNK Pemda dan Masyarakat sebagai upaya untuk mendukung program Pemerintah dalam rangka percepatan Pembangunan daerah. Program TMMD melaksanakan proses yang mengutamakan aspirasi dan tujuan masyarakat dengan menggunakan proses sistem perencanaan yang dilaksanakan secara keseluruhan 5 komprehensif dan integral yang terkait dengan tingkat-tingkat yang terkait, dari Tingkat Desa / Kelurahan s/d. tingkat Kab / kota sasaran – sasaran yang telah dipilih berdasarkan skala prioritas, diteliti dan dipadukan dengan program pemerintah, kemudian dibahas di forum DPRD untuk disyahkan menjadi Program TMMD Selanjutnya dilaksanakanlah Program TMMD selama 30 hari dan setelah kegiatan TMMD selesai akan diserahkan kepada pemerintah daerah , Hasil TMMD dapat digunakan oleh masyarakat

Dalam pelaksanaannya AMD / TMMD telah membangun beberapa fasilitas yang memungkinkan masyarakat di jalan pembuatan sepanjang 23.579.192 meter, membuat paritirigasi / siring sepanjang 3.492.446 meter dan jembatan 7.200 unit. Di sektor penunjang Kesejahteraan Keluarga seperti pembuatan / rehab rumah sebanyak 34.077 unit dan pembuatan pipa air bersih sepanjang 1.209 002 meter. Dan untuk sektor Fasilitas Umum / Fasilitas Sosial seperti pembangunan sarana ibadah sebanyak 8,012 unit, Gedung Sekolah sebanyak 7.740 unit dan pemasangan jaringan listrik sebanyak 15.615 lokasi. Serta masih banyak lagi pembangunan sarana fisik yang di laksanakan pada kegiatan TMMD. Disamping itu ada juga kegiatan non fisik berupa Penyuluhan / Sosialisasi dalam rangka pembentukan karakter generasi muda dan kegiatan yang sifatnya untuk memberikan semangat atau semangat Bangsa.

Dalam pelaksanaan TMMD kali ini marilah kita bersama-sama bergotong-royong saling membantu untuk mensukseskan pelaksanaan TMMD ke -101, agar hasil pelaksanaan TMMD dapat digunakan dan dinikmati oleh masyarakat dalam jangka panjang,dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Kemanunggalan TNI-Rakyat. Pada kesempatan ini juga kami seluruh anggota Satgas, kami memohon maaf jika ada kesalahan baik yang disengaja maupun tidak dalam pelaksanaan TMMD Ke-101 TA 2018. semoga apa yang menjadi- cita terwujudnya masyarakat yang adil makmur dan sejahtera dapat dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.(Rls)

Comments

comments

Related Posts