Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Peristiwa

World Cleanup Day, Untuk Bali Yang Lebih Baik

Program Suksma Bali yang dimotori para pelaku pariwisata untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap bahaya sampah mendapat dukungan penuh serikat pekerja pariwisata di Bali. Hal ini dibuktikan dengan turut sertanya ratusan anggota FSP Par – SPSI se-Bali pada World Cleanup Day yang merupakan program Suksma Bali, yang digelar serentak di Bali, Sabtu (21/9).

Tak kurang sebanyak 347 orang Pengurus dan Anggota FSP Par – SPSI se Bali turut dalam aksi bersih – bersih sampah plastik dalam rangka memperingati World Clean Up Day yang dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Badung meliputi ITDC Nusa Dua, Pantai Benoa dan Tanjung Benoa, Jimbaran beach, Pantai Jerman dan Pantai Petitenget. Kota Denpasar meliputi Pantai Mertasari Sanur, Kabupaten Gianyar di Kawasan Ubud dan sekitarnya, Karangasem di Candidasa dan Kabupaten Buleleng di Pulau Menjangan.

BACA JUGA:  Amankan Kunker Ibu Negara, Kodam Gelar "Operasi Perisai Sakti"

Ketua pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Pariwisata, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP Par – SPSI) Provinsi Bali, Putu Satyawira Marhaendra mengatakan bukan kali ini saja anggotannya terlibat dalam aksi bersih-bersih sampah, namun di semua hotel tempat para anggotanya bekerja juga telah dilakukan kegiatan serupa secara periodik. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan merupakan hal utama untuk meningkatkan sektor kepariwisataan, sehingga momentum dari aksi kebersihan ini harus terus dilakukan sebagai program yang berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak pihak.

“Jangan sampai serikat pekerja itu dikenal sebagai organisasi yang kerjaannya nuntut upah, kesejahteraan dan sebagainya, tapi juga peduli terhadap lingkungan. Nah, dengan kita terlibat dalam aksi bersih-bersih ini, tentu harapannya dapat diketok tularkan kepada keluarga, masyarakat dimana mereka tinggal yang akhirnya menjadi gerakan bersih-bersih bersama dan tidak hanya pada acara seremonial semata melainkan dalam kehidupan nyata sehari-hari,” ucap Satyawira saat ditemui di kawasan wisata ITDC Nusa Dua, Badung.

BACA JUGA:  Pelantikan DPW MOI Bali, Satukan Seluruh Lapisan

Dikatakan, serikat pekerja pariwisata yang anggota merupakan para pekerja hotel sangat mendukung upaya pengurangan sampah plastik dari pemeritah Provinsi Bali. Bersama menejemen hotel tempat mereka bekerja, anggota FSP Par-SPSI Bali saling mengingatkan terkait penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Plastik Sekali Pakai.

“Untuk semua perusahaan yang ada Serikat Pekerja pariwisatanya, mereka sudah menerapkannya mulai dari 3 tahun yang lalu. Jadi segala bentuk plastik itu sudah mulai perlahan-lahan hilang. Seperti semua penggunaan plastik sekali pakai dihotel, misalnya dulu kita pakai sedotan plastik sekarang sudah tidak lagi, dulu kita pakai minuman botol dari plastik kini sudah tidak dari plastik, begitu juga gelas plastik yang dulu mungkin kita pakai untuk menghindari pecah belah, itu pun sudah dihindari,” tandas pria yang juga menjabat Ketua PC FSP Par – SPSI Kabupaten Badung.

BACA JUGA:  DRIM AAJI 2019, Penetrasi Asuransi Jiwa di Tanah Air yangMasih Rendah

Satyawira sangat mengapresiasi kegiatan World Cleanup Day sebagai rangkaian dari salah satu program Suksma Bali. Kegiatan bersih – bersih digelar serentak di 8 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Bali diharapkan bisa rutin dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga lingkungan masyarakat sekitar menjadi bersih.

“Adanya kegiatan World Cleanup Day di seluruh Kab/Kota di Bali sangat kami dukung, karena kami berharap kebersihan tidak hanya di Hotel saja, tetapi di lingkungan masyarakat sekitar juga menjadi bersih. Dengan demikian, ketika tamu keluar dari hotel maka ia akan melihat standar kebersihannya sudah sama dengan di hotel tempat mereka menginap,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Warung Sintha Cofee & Grill, Kuliner sambil Bernostalgia di Denpasar

Disisi lain, Ketua PD FSP-Par SPSI Bali, Satyawira pun menyampaikan terimakasih kepada Suksma Bali dan World Cleanup Day atas dilibatkannya Serikat Pekerja Pariwisata (SP Par – SPSI) dalam gerakan Suksma Bali untuk melestarikan alam Bali. Ia pun menyatakan siap jika FSP-Par -SPSI Bali turut dilibatkan dalam setiap kegiatan menjaga kebersihan lingkungan di Bali.

“Organisasi manapun yang mengundang kita untuk bersih – bersih Bali, kita akan selalu memberikan dukungan dengan mengirimkan anggota kita untuk ikut di dalam acara bersih-bersih Bali ini, baik di dalam kerangka World Cleanup Day maupun yang pihak – pihak lain yamg mengundang kami, kami pasti akan terlibat,” imbuhnya. (Red/Dhi/Rls)