KLUNGKUNG, KABARBALI.ID– Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe mendadak menjadi lautan pelari pada Minggu (25/1/2026) pagi. Sebanyak 1.250 peserta tumpah ruah mengikuti ajang bergengsi KLUNGKUNG RUN 2026 bertajuk “Run in The Heritage of Bali”.
Event ini digelar spesial sebagai bagian dari peringatan HUT RSUD Klungkung ke-39. Bendera start dilepas langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra.
Para pelari terbagi dalam dua kategori utama, yakni 5K dan 10K. Menariknya, rute yang dipilih bukan sekadar jalan raya biasa, melainkan jalur yang melintasi kawasan bersejarah (heritage) Kabupaten Klungkung.
Konsep ini sengaja diusung untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para pelari, di mana mereka bisa berolahraga sekaligus menikmati arsitektur dan nilai sejarah yang kental di Bumi Serombotan.
Bupati I Made Satria dalam sambutannya menegaskan bahwa Klungkung Run bukan sekadar kompetisi untuk mencari siapa yang tercepat. Lebih dari itu, ini adalah ajang mempererat kebersamaan warga.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang lari, tetapi momentum penting untuk merayakan hidup sehat, mempererat kebersamaan, serta menyemai semangat sportivitas,” ujar Bupati Satria di lokasi.
Selain soal sportivitas, Bupati Satria juga menyelipkan doa dan harapan bagi RSUD Klungkung yang kini telah menginjak usia hampir empat dekade.
“Dirgahayu RSUD Klungkung yang ke-39. Semoga semakin sukses dan memberikan pelayanan kesehatan yang sempurna untuk masyarakat Klungkung,” tegasnya.
Acara berlangsung meriah dan tertib, menjadi bukti bahwa antusiasme masyarakat Bali terhadap olahraga lari dan gaya hidup sehat tetap tinggi di tahun 2026 ini. (Sta-Kab).