BADUNG, KABARBALI.ID – Momentum hari raya keagamaan di Kabupaten Badung tahun 2026 ini terasa sangat istimewa namun sekaligus menantang. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, secara resmi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Caka 1948 sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Mengingat pelaksanaan Catur Brata Penyepian yang jatuh berbarengan dengan malam takbiran umat Muslim, pasangan yang akrab disapa “Adi Cipta” ini menyerukan pentingnya menjaga kondusivitas dan komunikasi antarumat beragama.
“Sebagai umat beragama, kami berharap toleransi tetap dijaga, sehingga perayaan Nyepi maupun Idul Fitri bisa berjalan tanpa adanya ketersinggungan,” tegas Bupati Adi Arnawa, Senin (16/3/2026).
Kesepakatan Khusus Malam Takbiran
Menyikapi fenomena langka ini, Pemkab Badung bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) telah merumuskan solusi teknis agar kedua ibadah tetap berjalan khidmat. Adi Arnawa menjelaskan, umat Muslim diperbolehkan melaksanakan rangkaian malam takbiran dengan ketentuan khusus.
“Umat Muslim yang berada dalam radius 500 meter dari tempat ibadah diperbolehkan melaksanakan malam takbiran, namun tanpa menggunakan pengeras suara (suara keluar). Saya mengajak saudara-saudara umat Muslim untuk bersama-sama menjaga agar malam takbiran diatur sedemikian rupa,” jelasnya.
Kebijakan ini diambil agar kekhusyukan umat Hindu dalam menjalani Catur Brata Penyepian—yakni Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelanguan—tidak terganggu, namun ruang ibadah bagi umat Muslim tetap tersedia secara proporsional.
Adi Cipta Pastikan Keamanan Berlapis
Sementara itu, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta (Gus Bota) menekankan bahwa peran majelis agama sangat sentral dalam menyosialisasikan kesepakatan ini hingga ke akar rumput. Ia berharap komunikasi yang solid dapat meminimalisir potensi gesekan di lapangan.
“Kami berharap seluruh rangkaian, mulai dari Melasti, Pengerupukan, Nyepi hingga Ngembak Geni, serta shalat Tarawih, malam takbiran, hingga Idul Fitri dan arus mudik, semuanya berjalan aman dan lancar,” tutur Gus Bota.
Pasangan Adi Cipta meyakini, dengan spirit persaudaraan yang kuat, Kabupaten Badung akan tetap menjadi barometer kerukunan umat beragama di Bali, meski dihadapkan pada dinamika perayaan hari raya yang berdekatan. (Kri-Kab).