400 Atlet Renang ‘Serbu’ Tirta Srinadi, Wabup Tjok Surya: Momentum Emas Cetak Juara Dunia

Kejurda Akuatik Bali akhirnya digelar kembali di Tirta Srinadi, Klungkung.

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Sejarah baru tercipta di Bumi Serombotan. Setelah mati suri selama hampir satu dekade, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia Pengprov Bali resmi kembali digelar.

Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, membuka langsung ajang bergengsi ini di Kolam Renang Wisata Tirta Srinadi, Sabtu (14/2/2026).

Kembalinya Kejurda ini menjadi angin segar bagi pembinaan atlet renang di Pulau Dewata yang sempat kehilangan panggung kompetisi resmi di tingkat provinsi.

Ketua Panitia Kejurda, Agus Pradnyana Jaya, mengungkapkan bahwa ajang tahun 2026 ini bukan sekadar perlombaan biasa. Ini adalah titik balik olahraga air di Bali.

“Kejurda ini merupakan Kejurda perdana setelah hampir 10 tahun vakum. Momentum ini menjadi sejarah baru kebangkitan olahraga akuatik di Bali,” tegas Agus.

400 Atlet Bertarung, Hadirkan Sparing Partner Luar Negeri

Antusiasme peserta tercatat sangat tinggi. Kurang lebih 400 atlet renang terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Bali turun ke lintasan. Menariknya, persaingan semakin kompetitif dengan hadirnya 10 atlet luar negeri yang ikut ambil bagian.

Kehadiran atlet mancanegara ini sengaja dirancang sebagai sparing partner untuk menguji mental dan kecepatan atlet lokal Bali sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.

Wabup Tjok Surya dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Klungkung sebagai tuan rumah kembalinya Kejurda ini.

Menurutnya, ajang ini adalah kunci untuk menjaring bibit atlet potensial yang siap mengharumkan nama Bali di kancah nasional maupun internasional.

“Pemerintah Kabupaten Klungkung sangat mendukung kegiatan olahraga, termasuk cabang akuatik. Kita harapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Selain mengejar medali, Kejurda ini memiliki nilai strategis sebagai ajang seleksi resmi. Para atlet yang berhasil mencatatkan waktu terbaik akan diproyeksikan mewakili Bali dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) mendatang.

Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Bali sebagai salah satu lumbung atlet renang berprestasi di Indonesia. (Sta-Kab).

kabar Lainnya