KABARBALI.ID — Tahun 2026 diprediksi membawa perubahan besar dalam urusan asmara. Menurut astrolog Valerie Mesa, yang dikutip dari People.com, energi kosmik sepanjang 2026 mendorong hubungan yang lebih tulus, timbal balik, dan berakar pada pertumbuhan diri.
Cinta di tahun ini tidak lagi bertumpu pada fantasi semata. Pergeseran besar planet, mulai dari Neptunus dan Saturnus di Aries, rangkaian gerhana, hingga transisi Jupiter dan Uranus, mengajak setiap individu untuk lebih jujur pada keinginan hati dan berani bertindak.
Dari dua belas zodiak, ada empat tanda yang dinilai paling berpeluang menemukan cinta penting atau memasuki babak baru hubungan pada 2026, yakni Aries, Taurus, Leo, dan Libra.
“Astrologi 2026 meminta kita berhenti meromantisasi potensi dan mulai memperhatikan apa yang benar-benar terasa nyata dan berkelanjutan,” tulis Valerie Mesa.
Baca Juga: Ramalan Shio 26 Januari – 1 Februari 2026: Saatnya 3 Zodiak Tiongkok Jemput Keberuntungan Cinta!
Salah satu momentum besar terjadi pada 26 Januari 2026, saat Neptunus kembali memasuki Aries, memulai siklus baru seputar keinginan, identitas, dan otonomi dalam hubungan. Energi ini diperkuat oleh kembalinya Saturnus ke Aries pada 13 Februari, diikuti konjungsi langka Saturnus–Neptunus pada 20 Februari.
Selain itu, rangkaian gerhana Februari–Maret membuka peluang pertemuan tak terduga sekaligus mengungkap kualitas timbal balik dalam hubungan. Paruh kedua tahun diwarnai pergeseran besar lain, termasuk Uranus ke Gemini, Chiron ke Taurus, dan Jupiter ke Leo, yang mengaktifkan tema cinta, harga diri, dan ekspresi emosional.
Bagi Aries, 2026 menjadi tahun redefinisi cinta. Pertemuan Saturnus dan Neptunus di zodiak ini mendorong Aries untuk berhenti mengejar hubungan yang hanya indah di imajinasi.
Perubahan besar terjadi pada cara Aries memandang diri, menetapkan batasan, dan menentukan perhatian seperti apa yang layak diterima. Musim panas menjadi puncaknya, ketika Jupiter masuk ke Leo, mengaktifkan rumah cinta dan romansa. Kehidupan asmara kembali terasa menyenangkan, berani, dan penuh gairah.
“Ini adalah tahun di mana Aries jatuh cinta pada versi dirinya yang sedang bertumbuh,” ungkap Mesa.
Bagi Taurus, 2026 menghadirkan proses penyembuhan mendalam terkait harga diri dan rasa aman emosional, terutama setelah Chiron memasuki Taurus pada 19 Juni.
Energi ini membuka peluang cinta yang lebih stabil dan dewasa. Taurus cenderung menarik pasangan yang menghargai ketulusan dan komitmen, bukan sekadar intensitas sesaat. Hubungan yang lahir tahun ini berpotensi berjangka panjang karena dibangun di atas fondasi emosional yang kuat.
Leo menjadi salah satu zodiak paling disorot dalam urusan asmara 2026. Masuknya Jupiter ke Leo pada 30 Juni membawa keberuntungan, ekspansi, dan peluang baru dalam cinta.
Energi ini mendorong Leo untuk mengekspresikan perasaan tanpa ragu dan membuka diri terhadap romansa yang lebih autentik. Gerhana di paruh kedua tahun juga berpotensi menghadirkan momen cinta yang terasa menentukan, baik hubungan baru maupun kisah lama yang menemukan bentuk baru.
Untuk Libra, tema utama cinta 2026 adalah keseimbangan dan persahabatan. Pergeseran simpul bulan ke Aquarius–Leo pada akhir Juli menegaskan bahwa hubungan sehat harus memberi ruang bagi kebebasan dan kesetaraan.
Libra berpeluang menemukan cinta melalui koneksi sosial, pertemanan, atau kerja sama yang berkembang secara alami. Hubungan yang terjalin cenderung lebih jujur dan selaras dengan nilai pribadi.
Menjelang akhir tahun, Venus dan Merkurius retrograde di Scorpio pada Oktober mendorong refleksi mendalam seputar keintiman dan kepercayaan. Pola lama, bahkan mantan, bisa kembali muncul untuk diselesaikan.
Namun, setelah kedua planet bergerak maju pada 13 November, kejelasan kembali hadir, membuka jalan bagi cinta yang lebih dalam, jujur, dan koneksi jiwa ke jiwa. (Kab).