8,8 Km Proyek Jalan Sampalan–Toyapakeh Senilai Rp 51,9 M Siap Digarap

Rapat Koordinasi (Rakor) terkait paket pekerjaan peningkatan Jalan Sampalan–Toyapakeh di Ruang Rapat Video Conference Kantor Bupati, Kamis (5/2).

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung tancap gas mematangkan proyek infrastruktur vital di Nusa Penida. Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) terkait paket pekerjaan peningkatan Jalan Sampalan–Toyapakeh di Ruang Rapat Video Conference Kantor Bupati, Kamis (5/2/2026).

Proyek ambisius sepanjang 8,8 kilometer ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan kenyamanan wisatawan serta masyarakat lokal di pulau tersebut.

Anggaran Fantastis dari Pinjaman PT SMI

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRPKP Klungkung, Gede Merta Jaya, mengungkapkan bahwa jalan strategis ini akan diperlebar hingga 5,5 meter. Tak tanggung-tanggung, proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 51,9 miliar yang bersumber dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

“Proses tender direncanakan akan dilaksanakan pada minggu depan,” ujar Merta Jaya.

Dalam arahannya yang lugas, Wabup Tjok Surya mewanti-wanti agar proses tender dikawal ketat demi menghindari kegagalan proyek. Ia menegaskan bahwa ketepatan waktu dan kualitas pengerjaan adalah prioritas utama.

Antisipasi Banjir dan Kesiapan Aspal

Selain masalah teknis pengerjaan, Wabup juga menyoroti aspek krusial lainnya: daya tahan jalan terhadap cuaca. Beliau menginstruksikan jajaran Dinas PUPRPKP untuk memetakan titik rawan genangan air agar kejadian jalan rusak akibat banjir tidak terulang.

“Perencanaan Asphalt Mixing Plant (AMP) harus matang agar produksi aspal lancar. Titik rawan genangan dan banjir di sepanjang ruas tersebut juga wajib diantisipasi dengan baik,” imbuhnya.

Proyek ini juga mencakup rencana pembongkaran dan pembangunan kembali jembatan di sepanjang jalur tersebut. Selama pengerjaan berlangsung, Dinas Perhubungan bersama instansi terkait akan melakukan skema pengalihan arus lalu lintas untuk meminimalisir gangguan aktivitas di Nusa Penida.

Rapat strategis ini turut dihadiri Sekda Klungkung Anak Agung Gde Lesmana, Kepala Dinas PUPRPKP Made Jati Laksana, Kepala Bappeda Ketut Arie Gunawan, serta jajaran teknis lainnya. (Sta-Kab). 

kabar Lainnya