KABARBALI.ID – Bagi semeton Bali yang hendak menyusun rencana besar hari ini, perhitungan wariga atau kalender Ala-Ayuning Dewasa perlu menjadi perhatian serius. Berdasarkan perhitungan untuk Senin, 16 Februari 2026, hari ini tercatat memiliki banyak pantangan (ala) terutama untuk pelaksanaan upacara besar atau yadnya.
Secara garis besar, hari ini masuk dalam kategori Purwanin Dina, yang berarti tidak disarankan sebagai waktu yang baik (dewasa ayu) untuk memulai karya-karya sakral.
Bagi keluarga yang merencanakan upacara pernikahan (wiwaha) atau pengabenan (atiwa-tiwa), hari ini sangat tidak direkomendasikan. Kehadiran unsur Carik Walangati, Rangda Tiga, dan Salah Wadi secara bersamaan menjadi alasan kuat penundaan.
“Carik Walangati dan Rangda Tiga adalah kombinasi yang tidak baik untuk memulai kehidupan rumah tangga atau melaksanakan upacara Pitra Yadnya. Sifatnya bisa memberikan pengaruh kurang baik bagi kelangsungan karya tersebut,” sebagaimana dikutip dari perhitungan wariga harian.
Selain itu, pelaksanaan upacara Manusa Yadnya lainnya seperti potong gigi (mapendes) atau potong rambut juga disarankan untuk dihindari karena masuk dalam kategori Salah Wadi.
Meski “merah” untuk urusan upacara, hari ini justru memberikan lampu hijau untuk urusan teknis lapangan dan hobi:
Berdasarkan Pararasan dan Pancasuda, hari ini memiliki karakter Laku Api dan Wisesa Segara. Artinya, ada energi semangat yang meluap-luap namun harus dibarengi dengan keluasan hati seperti samudera agar tidak memicu konflik, mengingat unsur Kala Ingsor yang mengandung sifat mengecewakan.
| Jenis Aktivitas | Status | Keterangan |
| Pernikahan (Wiwaha) | ❌ Tidak Baik | Terkena Rangda Tiga & Carik Walangati |
| Ngaben (Atiwa-tiwa) | ❌ Tidak Baik | Pengaruh Salah Wadi & Kaleburau |
| Bangun Rumah | ❌ Tidak Baik | Hindari karena Carik Walangati |
| Bepergian | ✅ Baik | Sangat bagus menuju arah Utara |
| Buka Lahan Pertanian | ✅ Baik | Didukung unsur Pepedan |
| Bercocok Tanam | ❌ Tidak Baik | Pengaruh Babi Munggah |