Ala-Ayuning Dewasa 21 Januari 2026: Hari ‘Manis’ untuk Cari Cuan, Tapi Pantang Gelar Pernikahan!

KABARBALI.ID – Bagi krama Bali yang hendak memulai langkah besar di sektor ekonomi atau pendidikan, Rabu, 21 Januari 2026, menjadi momentum yang sangat krusial. Berdasarkan perhitungan kalender Bali (Ala-Ayuning Dewasa), hari ini dinaungi oleh Sedana Yoga yang dipercaya membawa kelimpahan rezeki.

Namun, di balik aura positif untuk urusan materi, ada peringatan keras bagi mereka yang berencana menggelar upacara bersifat Manusa Yadnya seperti pernikahan atau potong rambut.

Magnet Rezeki dan Ilmu Pengetahuan

Hari ini tercatat memiliki kombinasi Amerta Gati dan Sedana Yoga. Kombinasi ini merupakan waktu “emas” untuk membuka keran bisnis atau mulai berjualan.

“Sedana Yoga adalah waktu yang sangat baik untuk membuat alat berdagang atau mulai berjualan karena diyakini akan murah rezeki,” tulis narasi dalam data Ala-Ayuning Dewasa tersebut.

Tak hanya urusan perut, sisi intelektual juga mendapat dukungan dari Dina Jaya dan Subacara. Bagi Anda yang ingin mengikuti kursus, belajar menari, atau memulai pendidikan formal, hari ini memberikan unsur keunggulan bagi pelakunya.

Pantangan Keras: Hindari ‘Gawe Ayu’ Manusia

Meski tampak sempurna untuk urusan duniawi, krama diminta waspada terhadap pengaruh Salah Wadi dan Kala Wong. Kedua unsur ini secara tegas melarang pelaksanaan upacara Manusa Yadnya (pernikahan, potong rambut) maupun Pitra Yadnya (penguburan atau pengabenan).

“Kala Wong tidak baik untuk meminang atau melakukan upacara manusia yadnya. Pengaruh Salah Wadi juga menekankan larangan untuk wiwaha (pernikahan) dan mapendes,” jelas poin penting dalam kalender tersebut.

Selain itu, keberadaan Kala Siyung memberikan sinyal agar masyarakat tetap waspada karena adanya pengaruh energi “buas” yang bisa memicu konflik atau kecelakaan jika tidak mawas diri.

Saran Spiritual

Bagi mereka yang ingin menenangkan batin, Amerta Danta menyediakan ruang yang baik untuk melakukan meditasi, yoga, atau penyucian diri. Dengan Pratiti Awidya yang menaungi hari ini, refleksi diri melalui semadi sangat dianjurkan untuk mengikis kegelapan batin (ketidaktahuan). (Kab).

kabar Lainnya