KABARBALI.ID – Mengawali pekan ini, Senin, 23 Maret 2026, kalender Bali menunjukkan perpaduan energi yang sangat positif bagi mereka yang berencana melakukan ekspansi ekonomi maupun penyucian rohani. Berdasarkan perhitungan ala ayuning dewasa, hari ini didominasi oleh unsur-punsur keberuntungan dan keberlimpahan.
Salah satu unsur terkuat hari ini adalah Amertayoga. Energi ini sangat disarankan bagi masyarakat yang ingin membangun bangunan suci maupun fisik, mencari pengupa jiwa (nafkah), serta memulai suatu usaha atau perusahaan baru.
Bagi mereka yang fokus pada ketenangan batin, Amerta Danta memberikan restu yang kuat untuk melakukan tapa, brata, yoga, semadi, hingga upacara penyucian diri. Segala pekerjaan yang dimulai hari ini diprediksi akan mendapatkan aliran energi yang murni.
Selain itu, unsur Dina Jaya dan Derman Bagia juga muncul secara bersamaan, menjadikannya hari yang sangat baik untuk belajar menari atau menuntut ilmu pengetahuan lainnya. Bagi pasangan yang berencana melangsungkan pernikahan atau mulai berlatih keterampilan baru, hari ini memberikan vibrasi “keunggulan” dan kebahagiaan.
Bagi Anda yang harus melakukan perjalanan dinas atau perjalanan penting, arah Utara melalui pengaruh Catur Laba diprediksi akan mendatangkan keberuntungan serta kelancaran hasil.
Meski banyak unsur baik, masyarakat tetap diminta jeli memperhatikan batasan tertentu. Hadirnya Kala Dangastra memberikan peringatan bahwa hari ini baik untuk membangun tembok pekarangan atau alat penangkap ikan, namun kurang baik untuk memulai pekerjaan yang sangat penting atau upacara besar (gawe ayu).
Bagi sektor pertanian, unsur Kala Empas Turun memberikan restu untuk menanam umbi-umbian, namun melarang aktivitas memetik buah-buahan. Sementara itu, unsur Pepedan mengingatkan agar menghindari pembuatan peralatan dari bahan besi hari ini.
Ditinjau dari sisi Pancasuda, hari ini dinaungi oleh Wisesa Segara. Karakter ini melambangkan sosok yang memiliki pengaruh luas, pemaaf, dan memiliki rezeki serta wibawa seluas samudra. Energi ini sangat cocok dipadukan dengan Pararasan Laku Api yang memberikan semangat berapi-api namun perlu tetap dikontrol agar tidak menjadi amarah yang merugikan. (Kab).