Badung Tatap 2027, Siapkan Pagu Rp10,3 Triliun: Fokus Tuntaskan Macet, Sampah, dan Air Bersih

Bupati Badung Adi Arnawa buka Musrenbang RKPD 2027

BADUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Badung mulai menyusun peta jalan pembangunan untuk tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (30/3/2026).

Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa seluruh kebijakan penganggaran tahun 2027 akan tetap berpedoman pada visi mewujudkan pariwisata Badung yang berkualitas berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Pariwisata sebagai Backbone Ekonomi

Bupati mengungkapkan rasa syukur atas pertumbuhan ekonomi Badung yang saat ini menyentuh angka 6,2 persen. Namun, ia menyadari bahwa posisi pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi harus dibarengi dengan penyelesaian masalah-masalah krusial di lapangan.

“Fokus kita saat ini adalah mewujudkan pariwisata berkualitas dengan menuntaskan persoalan kemacetan, ketersediaan air, pengelolaan sampah, hingga banjir. Jika masalah ini teratasi, Badung akan menjadi destinasi yang layak dikunjungi sekaligus memenuhi standar internasional,” tegas Adi Arnawa.

Ia juga menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk tetap fokus pada program-program yang memberikan dampak langsung terhadap ekonomi makro dan kesejahteraan masyarakat.

Akselerasi Infrastruktur Inklusif

Senada dengan Bupati, Kepala Bappeda Badung, I Made Wira Dharmajaya, melaporkan bahwa tema pembangunan tahun 2027 adalah “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Wilayah yang Inklusif dan Berkelanjutan untuk Mendukung Pariwisata Badung yang Berkualitas dan Investasi yang Berdaya Saing”.

Berdasarkan hasil validasi awal, terdapat usulan sebanyak 237 program dan 2.286 sub-kegiatan dengan pagu awal mencapai Rp13,1 triliun. Namun, angka ini diproyeksikan akan disesuaikan menjadi sekitar Rp10,3 triliun sesuai dengan target pendapatan daerah pada tahun 2027 mendatang.

Sinergi dengan Provinsi Bali

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra, mengingatkan agar pembangunan infrastruktur di Badung tidak bersifat eksklusif. Ia mendorong agar pariwisata tumbuh kuat berdampingan dengan sektor penunjang lainnya melalui konsep “Akselerasi Transformasi Ekonomi Kerthi Bali”.

Musrenbang ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Badung, pimpinan DPRD Badung, Sekda Badung IB. Surya Suamba, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan dan profesi se-Kabupaten Badung. Melalui metode perencanaan bottom-up dan top-down, pemerintah berharap masyarakat dapat berkontribusi aktif menentukan arah masa depan Badung. (Gus-Kab).

kabar Lainnya