Banjir Buleleng, Kadek Wahyu Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Dencarik

Hari ketiga operasi SAR banjir bandang Desa Banjar, Buleleng.

BULELENG, KABARBALI.ID – Operasi pencarian korban banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng, membuahkan hasil memilukan di hari ketiga, Minggu (8/3/2026). Satu lagi korban yang sebelumnya dilaporkan hilang, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan.

Korban teridentifikasi sebagai Kadek Wahyu (12). Jasad bocah malang tersebut ditemukan mengambang di perairan Dencarik, sekitar 3,5 kilometer dari titik awal lokasi rumahnya yang tersapu banjir.

Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny, menjelaskan bahwa operasi hari ini dimulai sejak pagi dengan membagi kekuatan menjadi empat titik utama. Tim tidak hanya menyisir aliran sungai yang dipenuhi material banjir, tetapi juga mengerahkan armada laut ke tengah perairan.

“Pencarian di perairan berhasil menemukan target kurang lebih pada pukul 15.42 Wita. Korban ditemukan mengenakan kaos berwarna biru, sesuai dengan ciri-ciri Kadek Wahyu,” ungkap Kadek Donny.

Sebelumnya, tim gabungan juga sempat mengerahkan alat berat untuk mengangkat timbunan material besar di sepanjang aliran Sungai Banjar guna memastikan tidak ada korban yang terjepit di bawah reruntuhan.

Sinergi Ratusan Personel Gabungan

Operasi kemanusiaan ini melibatkan skala kekuatan yang luar biasa. Tercatat lebih dari 200 personel dari berbagai unsur bahu-membahu di lapangan, mulai dari Basarnas, TNI (Kodim 1609 & Raider 900), Polri (Brimob & Polairud), BPBD, PMI, hingga relawan Mapala Undiksha dan masyarakat setempat.

Setelah ditemukan, jenazah Kadek Wahyu langsung dievakuasi menuju RSUD Buleleng menggunakan ambulans untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Penemuan Kadek Wahyu menyusul dua korban lainnya yang telah ditemukan pada dua hari sebelumnya, yakni Dewa Ketut Adi Suarjana (55) dan Komang Suci (44). Meski telah menemukan satu korban lagi hari ini, tim SAR tetap melakukan debriefing pada pukul 17.30 Wita untuk mengevaluasi langkah selanjutnya.

“Operasi SAR akan kembali dilanjutkan besok pagi untuk memastikan seluruh area tersisir bersih,” tutup Kadek Donny.

Banjir ini menghayutkan satu keluarga yang terdiri dari seorang bapak, ibu dan kedua anak laki dan perempuannya.

Segenap redaksi kabarbali.id menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban banjir bandang di Desa Banjar. (Sar-Kab).

kabar Lainnya