Bikin Jantung Copot! Bocah 4,5 Tahun Tertinggal di Parkiran Minimarket Gianyar, Sempat Viral Dikira Hilang di Pasar Galiran

Pradeva (4,5), bocah laki-laki yang sempat dilaporkan hilang, saat diamankan petugas di Pos Yan Masceti, Gianyar, bertemua kedua orang tuanya, Rabu (25/3/2026). foto/ist polres Gianyar

GIANYAR, KABARBALI.ID – Sebuah insiden yang menguras emosi menimpa pasangan orang tua pada Rabu (25/3/2026) sore. Seorang bocah laki-laki bernama Pradeva (4,5) ditemukan terlunta-lunta di sebuah minimarket sebelah barat Bali Safari, Gianyar, setelah terpisah dari orang tuanya saat berbelanja sekitar pukul 14.30 Wita.

Peristiwa ini sempat menjadi viral di media sosial karena adanya kesimpangsiuran informasi. Orang tua korban awalnya mengira sang anak hilang saat mereka ditinggal belanja di Pasar Umum Galiran, Klungkung.

Kasi Humas Polres Gianyar, Iptu Gusti Ngurah Suardita, menjelaskan bahwa bocah tersebut ditemukan dalam kondisi panik. Berdasarkan keterangan awal, Pradeva diduga tertinggal di area parkir sebelum sempat naik ke kendaraan ayahnya.

Saat ditemukan, bocah bermata sipit dan berkulit sawo matang itu mengenakan kaos berwarna pink muda bertuliskan “R-DEVA” dengan nomor punggung 11, serta mengenakan benang panca datu di tangan kanannya.

“Saat diajak berkomunikasi, bocah tersebut belum mampu memberikan keterangan jelas mengenai keberadaan orang tuanya. Ia hanya menyebut orang tuanya berjualan bawang di Pasar Badung,” ujar Gusti Ngurah Suardita.

Evakuasi dan Pertemuan Haru

Melihat kondisi anak yang bingung, pegawai minimarket segera berkoordinasi dengan petugas kepolisian. Pradeva kemudian diamankan ke Pos Pelayanan (Pos Yan) Masceti untuk mendapatkan perlindungan sementara.

Kabar penemuan anak ini dengan cepat menyebar hingga akhirnya pihak keluarga mendatangi Pos Yan Masceti sekitar pukul 16.30 WITA. Isak tangis haru mewarnai pertemuan kembali antara Pradeva dan orang tuanya, mengakhiri kekhawatiran yang sempat mencekam.

Polres Gianyar mengapresiasi kesigapan warga dan petugas di lapangan yang menangani kasus ini secara humanis. Namun, polisi juga memberikan peringatan keras kepada para orang tua agar tidak lalai dalam mengawasi buah hati, terutama di tempat umum.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anaknya saat berada di tempat umum guna mencegah kejadian serupa terulang,” tegas Ngurah Suardita.(Tut-Kab).

kabar Lainnya