Bukan Sekadar Main Game! Ratusan “Gamer” Se-Bali Adu Tangkas di Pasar Rakyat Gianyar, Intip Keseruannya

HUT Kota Gianyar ke-255, Diskominfo dan ESI gelar Bupati Gianyar Esports Championship 2026

GIANYAR, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerja sama dengan Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Gianyar sukses menggelar Bupati Gianyar Esports Championship 2026. Turnamen yang berlangsung pada 9–10 April 2026 di Lobby Pasar Rakyat Gianyar ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kota Gianyar ke-255.

Ajang ini menjadi ruang bagi ratusan talenta muda se-Bali untuk membuktikan bahwa hobi bermain game online dapat ditransformasikan menjadi prestasi dan karier profesional di industri global.

Transformasi Game Menjadi Industri Berprestasi

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, menegaskan bahwa dunia game saat ini bukan lagi sekadar hiburan, melainkan industri global yang menawarkan peluang penghasilan dan karier luas.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir talenta-talenta muda berprestasi yang mampu membawa nama daerah, sekaligus membentuk generasi yang kreatif, sportif, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital,” ujar Sekda yang akrab disapa Gus Bem tersebut.

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap ekosistem esports juga berfungsi sebagai strategi untuk menangkal pengaruh negatif teknologi dan paham radikalisme dengan mengarahkan energi pemuda ke kompetisi yang positif.

Ratusan Peserta dari Berbagai Kategori

Kejuaraan ini mempertandingkan empat cabang populer, yakni Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Garena Free Fire (FF), PUBG Mobile, dan eFootball. Peserta dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori pelajar (usia 13–18 tahun) dan kategori umum.

Ketua Panitia, I Dewa Gede Agung Wahyudi, mencatat antusiasme yang tinggi dengan puluhan tim yang berlaga di setiap cabang. Pada kategori pelajar saja, terdapat 23 tim MLBB dan 18 tim PUBG Mobile yang bersaing ketat setelah melewati babak penyisihan pada awal April lalu.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang lebih positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya di bidang esports, tentunya dengan lebih terarah dan bermanfaat, sekaligus menghapus anggapan negatif tentang game online,” jelas Dewa Wahyudi. (Tut-Kab).

kabar Lainnya