BULELENG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat komitmennya dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang dua hari raya besar yang jatuh berdekatan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, dalam Rapat Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah yang digelar di Singaraja, Kamis (12/3/2026). Rapat koordinasi lintas instansi ini bertujuan memastikan kesiapan berbagai sektor, mulai dari stabilitas pangan hingga infrastruktur transportasi.
“Pertemuan ini kita laksanakan untuk memastikan keamanan, keselamatan, serta kelancaran layanan publik. Kita ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan,” ujar Bupati Sutjidra.
Stabilitas Pangan dan Pengawasan Jalur Mudik
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah pengendalian inflasi. Bupati menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk terus menggelar pasar murah dan operasi pasar guna menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat di tengah meningkatnya konsumsi jelang hari raya.
Di sektor infrastruktur, Pemkab Buleleng menaruh atensi pada kelancaran arus mudik. Dinas terkait diminta melakukan percepatan penanganan jalan rusak serta pengawasan terhadap kelaikan kendaraan angkutan umum guna meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas.
Mitigasi Bencana dan Layanan Kesehatan
Mengingat Buleleng baru saja dilanda bencana banjir bandang di beberapa wilayah, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap mitigasi bencana. Kesiapsiagaan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit juga menjadi prioritas untuk mengantisipasi kondisi darurat selama libur panjang.
“Koordinasi seluruh stakeholder sangat penting agar kita dapat meminimalisasi berbagai potensi gangguan. Pengawasan pada titik-titik keramaian seperti objek wisata dan pasar tumpah akan ditingkatkan melalui sinergi bersama TNI dan Polri,” tegasnya.
Melalui langkah strategis yang terpadu ini, Pemkab Buleleng berharap transisi antara perayaan Nyepi yang hening dan kemeriahan Idulfitri dapat berjalan harmonis, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama di Bumi Panji Sakti. (Kar-Kab).