DENPASAR, KABARBALI.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di seluruh wilayah Pulau Dewata untuk periode Dasarian III Januari 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan seiring masuknya periode puncak musim hujan.
Berdasarkan data BMKG Wilayah III Denpasar, sebagian besar wilayah Bali diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai pertengahan hingga akhir Januari.
“Informasi ini hendaknya dijadikan kewaspadaan dan pertimbangan bagi masyarakat untuk melakukan langkah mitigasi dampak bencana hidrometeorologi,” tulis keterangan resmi BPBD Bali, Rabu (21/1/2026).
BPBD membagi prakiraan cuaca dalam tiga periode hingga akhir bulan:
21 – 23 Januari: Potensi hujan ringan hingga lebat merata di seluruh wilayah (Badung, Denpasar, Gianyar, Klungkung, Tabanan, Buleleng, Jembrana, Bangli, Karangasem).
24 – 26 Januari: Potensi hujan ringan hingga lebat masih menghantui seluruh kabupaten/kota di Bali.
27 – 30 Januari: Intensitas hujan diprediksi sedikit menurun menjadi hujan ringan hingga sedang di seluruh wilayah Bali.
Pemerintah mengimbau warga agar mengantisipasi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem ini, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gelombang laut yang tinggi. Mengingat beberapa kejadian pohon tumbang dan longsor sudah terjadi di Bangli dan Klungkung dalam beberapa hari terakhir, mitigasi di lingkungan rumah sangat disarankan.
Masyarakat juga diminta untuk selalu merujuk pada informasi valid dari instansi berwenang dan tidak mudah termakan hoaks terkait kebencanaan.
Layanan Darurat 24 Jam Bagi masyarakat yang berada dalam keadaan darurat atau membutuhkan informasi lebih rinci terkait kondisi cuaca di wilayahnya, dapat menghubungi call center darurat BPBD Bali di nomor 0361-251177 atau melalui pesan WhatsApp di 0857-9224-0799. (Kab).