GIANYAR, KABARBALI.ID – Suasana khidmat menyelimuti Puri Agung Gianyar pada Kamis (5/3/2026) siang. Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, hadir langsung untuk menyampaikan rasa duka mendalam serta memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Ida Bhagawan Blebar.
Kedatangan Megawati disambut dan didampingi langsung oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, bersama jajaran pimpinan daerah lainnya. Kehadiran tokoh bangsa ini menjadi simbol penghargaan tinggi atas jasa almarhum yang semasa walaka (sebelum madiksa) bernama Anak Agung Gede Agung Bharata.
Bertepatan dengan Prosesi Ngaskara
Momen melayat ini bertepatan dengan pelaksanaan prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen, sebuah tahapan sakral dalam rangkaian upacara Pelebon Hindu Bali. Prosesi ini bertujuan untuk menyucikan roh almarhum sebelum melanjutkan ke tahapan upacara berikutnya.
Wagub Giri Prasta, yang tampak mengenakan busana adat Bali lengkap, turut mendampingi Megawati di area Bale Sumanggen. Keduanya nampak berbincang dengan keluarga besar Puri Agung Gianyar sembari mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik.
“Kehadiran para tokoh ini adalah wujud penghormatan tulus atas dedikasi dan pengabdian luar biasa almarhum semasa hidupnya bagi masyarakat Gianyar dan Bali,” ujar Wagub Giri Prasta dalam kesempatan tersebut.
Dihadiri Tokoh dan Kepala Daerah
Selain Megawati dan Wagub Giri Prasta, sejumlah tokoh kunci Bali juga nampak hadir memberikan penghormatan. Di antaranya Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, serta beberapa pimpinan daerah lainnya di Bali.
Almarhum AA Gede Agung Bharata atau Ida Bhagawan Blebar dikenal sebagai sosok pengayom yang memiliki jejak pengabdian panjang di dunia pemerintahan maupun sosial-keagamaan di Bali, khususnya di Kabupaten Gianyar.
Upacara Pelebon almarhum sendiri diprediksi akan menjadi salah satu upacara besar yang menarik perhatian masyarakat, mengingat ketokohan almarhum dan pengaruh besar Puri Agung Gianyar dalam sejarah dan budaya Bali. (Kri-Kab).