KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Program bantuan dana stimulus pembuatan ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Kabupaten Klungkung masih sepi peminat. Hingga pertengahan Januari, baru 33 Sekaa Teruna Teruni (STT) yang mengajukan usulan, jauh dari total 481 STT yang tercatat di Klungkung.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja, mengatakan pengajuan bantuan telah dibuka secara online sejak pertengahan Desember 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 30 Januari 2026.
“Jumlah ini masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan total STT di Kabupaten Klungkung yang mencapai 481,” ujar Suteja saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).
Untuk meningkatkan partisipasi, Dinas Kebudayaan akan kembali mengirim surat kepada seluruh bendesa adat dan lurah guna menegaskan adanya program dana stimulus sebesar Rp5 juta per STT.
Jika hingga batas akhir jumlah pendaftar tetap minim, pihaknya membuka opsi evaluasi hingga perpanjangan waktu pengusulan.
“Secara perencanaan, pembuatan ogoh-ogoh biasanya sudah berjalan pada Februari. Harapannya pertengahan Februari dana sudah bisa cair. Karena ini baru pertama kali dilaksanakan, kami lihat dulu sampai akhir Januari,” jelasnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Klungkung menyiapkan anggaran lebih dari Rp2,4 miliar. Suteja menegaskan tidak ada kriteria khusus bentuk ogoh-ogoh yang diwajibkan.
STT cukup mengajukan proposal secara daring kepada Bupati Klungkung dengan melampirkan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Setelah dana dicairkan, STT wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban berupa belanja jasa.
“Bantuan Rp5 juta mungkin tidak seberapa, tapi ini bentuk kehadiran pemerintah daerah untuk mendukung kreativitas dan inovasi anak muda, sekaligus membangkitkan kembali semangat gotong royong,” tandasnya. (Sta-Kab).