Denpasar Raih WTP 13 Kali Beruntun, DPRD Beri Catatan Khusus Soal Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat Sidang Paripurna ke-4 di Gedung DPRD Kota Denpasar.

DENPASAR, KABARBALI.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar resmi menutup Sidang Paripurna ke-4 Masa Persidangan I dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026).

Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, memberikan apresiasi tinggi atas capaian indikator makro ekonomi dan pembangunan manusia yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025.

Capaian Positif Indikator Makro

Dalam rekomendasi yang dibacakan oleh I Wayan Sutama, DPRD mencatat peningkatan signifikan pada beberapa sektor kunci:

• Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Mencapai angka 85,63.

• Usia Harapan Hidup: Meningkat dari 75,80 tahun menjadi 76,49 tahun.

• Pertumbuhan Ekonomi: Berada di angka 6,11 persen.

• Kemiskinan & Pengangguran: Tingkat kemiskinan turun menjadi 2,16 persen dan pengangguran terbuka hanya 1,41 persen.

“Capaian ini perlu dijaga keberlanjutannya. Kami berharap Wali Kota meneruskan rekomendasi ini kepada perangkat daerah terkait untuk penyempurnaan kinerja di masa depan,” ujar Sutama di Gedung DPRD Kota Denpasar.

WTP 13 Kali dan Reformasi Birokrasi

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang hadir mewakili Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan rasa syukur atas sinergi legislatif-eksekutif tersebut. Ia memaparkan bahwa Pemkot Denpasar berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut.

Selain itu, nilai Indeks Reformasi Birokrasi Denpasar juga meroket di angka sementara 95,72, yang dibarengi dengan penghargaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) terbaik tingkat nasional untuk regional Bali-Nusra.

Tantangan Pengelolaan Sampah

Meski meraih banyak prestasi, Arya Wibawa mengakui adanya tantangan besar di penghujung tahun 2025, yakni masalah pengelolaan sampah. Sebagai langkah konkret, Pemkot telah mendistribusikan 5.877 unit teba vertikal dan 12.649 composter bag kepada masyarakat.

“Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama pengelolaan sampah berbasis sumber. Kami optimistis persoalan sampah bisa diatasi dengan semangat kebersamaan, sebagaimana kita berhasil melewati pandemi Covid-19 dengan pemulihan terbaik di Indonesia,” tegas Arya Wibawa.

Pihak eksekutif berjanji akan segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD sebagai pedoman strategis pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.

kabar Lainnya