Dewasa Ayu 12 Februari 2026: Hari Ini Sempurna untuk Bertani, tapi Larangan Keras untuk Mantenan!

Petani Bali

KABARBALI.ID– Tanggal 12 Februari 2026 bukanlah hari biasa di Bali. Berdasarkan perhitungan Ala-Ayuning Dewasa, sistem penanggalan kuno Bali yang masih relevan hingga kini, hari ini membawa energi yang sangat spesifik, membuka peluang kesuksesan untuk aktivitas tertentu, namun juga menutup pintu untuk hal-hal lain yang dianggap krusial.

Pakar penanggalan Bali, I Gede Sudiana (bukan nama sebenarnya), menjelaskan, “Setiap hari memiliki karakternya sendiri. Hari ini, 12 Februari 2026, didominasi oleh energi positif untuk sektor pertanian dan pengamanan, namun sangat tidak mendukung untuk ikatan sakral seperti pernikahan.”

Panen Berkah di Lahan Pertanian, tapi Hati-hati dengan Urusan Tanah!

Kabar baik datang bagi para petani dan pegiat lingkungan. Energi Lutung Megandong hari ini menjadikan 12 Februari 2026 sebagai momen emas untuk menanam bibit kelapa (pijer), berbagai jenis buah-buahan, dan umbi-umbian. Bahkan, bagi Anda yang berencana membuka lahan pertanian baru, energi Pepedan sangat mendukung untuk permulaan yang sukses.

“Ini adalah hari yang sangat bagus untuk memulai sesuatu yang berhubungan dengan pertumbuhan dan hasil bumi, khususnya buah dan umbi. Alam semesta seperti merestui upaya Anda,” tambah Sudiana.

Namun, peringatan penting muncul dari energi Kala Sor. Aktivitas yang berhubungan langsung dengan pengerjaan tanah dalam skala besar seperti membajak sawah, bercocok tanam yang membutuhkan olah tanah intensif, atau membuat terowongan sangat tidak dianjurkan. Selain itu, membuat peralatan dari besi juga disebut-sebut kurang baik di hari Pepedan ini.

Benteng Pertahanan Kuat, tapi Jangan Coba-coba Adakan Pernikahan!

Di sisi keamanan dan strategi, hari ini adalah waktu yang ideal. Pengaruh Kala Kutila Manik sangat baik untuk membangun ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang, pemisah, hingga alat perangkap. Bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia kompetisi, Kala Pati Jengkang bahkan disebut baik untuk mengadakan “sabungan” atau kegiatan adu tanding.

Namun, ada satu larangan keras yang harus diperhatikan: Pernikahan (pawiwahan)! Energi Rangda Tiga yang kuat pada hari ini secara tegas tidak baik untuk melangsungkan upacara sakral pernikahan. Pasangan yang berencana menikah hari ini sangat disarankan untuk menunda.

“Menikah di hari Rangda Tiga dipercaya dapat membawa ketidakharmonisan atau rintangan dalam rumah tangga. Lebih baik ditunda demi keberlangsungan yang langgeng,” tegas Sudiana.

Untuk upacara keagamaan, hari ini baik untuk upacara Bhuta Yadnya, sebuah ritual persembahan untuk menyeimbangkan energi alam bawah.

Profil Hari Ini: Pekerja Keras dengan Suka Cita Tersembunyi

Secara keseluruhan, karakteristik hari ini berdasarkan perhitungan Bali menunjukkan kombinasi menarik:

  • Pararasan: Laku Air – Mencerminkan fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi.

  • Pancasuda: Bumi Kepetak – Menggambarkan pribadi pekerja keras, teguh, namun mungkin lebih senang menyendiri.

  • Ekajalaresi: Tininggalin Suka – Mengindikasikan adanya kebahagiaan atau kesenangan yang tersembunyi.

  • Pratiti: Sadayatana

Jadi, bagi Anda yang berencana beraktivitas hari ini di Bali, perhatikan baik-baik panduan dari Ala-Ayuning Dewasa ini. Tanamlah buah, perkuat pertahanan, tapi hindari janji suci pernikahan! (Kab).

kabar Lainnya