Diteriaki Maling, Mobil Wisatawan Dirusak Warga Usai Diprovokasi Debt Collector

Potongan video pengrusakan mobil wisatawan di Kuta, Rabu (25/3/2026) dini hari.

KUTA, KABARBALI.ID – Kawasan wisata Jalan Pantai Kuta, Badung, mendadak mencekam pada Rabu (25/3/2026) dini hari. Sebuah aksi pengerusakan mobil dan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum debt collector (DC) menimpa seorang pria berinisial AY (47) asal Malang, Jawa Timur.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menerangkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.30 WITA.

Bermula dari Senggolan Taksi

Berdasarkan keterangan saksi TW, kejadian bermula saat mobil yang dikemudikan korban sempat menyerempet sebuah taksi di area pertokoan Kuta Square

. Meski sempat melaju, mobil korban kemudian dikejar dan diteriaki “maling” oleh sejumlah orang hingga terhenti karena dihadang taksi di Jalan Pantai Kuta.

Saat mobil terhenti, situasi memanas. Massa yang emosional melakukan pengerusakan membabi buta menggunakan tangan kosong, kunci roda, helm, hingga lemparan batu. Tak hanya kendaraan, korban AY juga dikeroyok oleh para pelaku di lokasi kejadian.

“Kaca mobil pecah hampir seluruhnya, bodi penyok, dan keempat ban mobil kempes. Korban sendiri mengalami luka lecet pada leher kiri dan tangan kanan,”ujarnya.

Dua Pelaku Diamankan, Satu Positif Metamfetamin

Kepolisian dari Polsek Kuta segera bergerak cepat menuju TKP setelah situasi sempat diamankan oleh petugas keamanan setempat. Dua terduga pelaku yang diduga oknum debt collector berhasil diringkus.

Identitas pelaku yang diamankan adalah LG alias Arif (29) asal Bantul, DIY, dan ON alias Mesak (29) asal Malaka, NTT. Mirisnya, berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan pihak kepolisian, salah satu pelaku menunjukkan hasil yang mengejutkan.

“Dilakukan tes urin terhadap dua terduga pelaku DC yang diamankan, dan hasilnya sementara satu terduga atas nama Arif positif AMP (Amphetamine) & METH (Methamphetamine),” ungkapnya.

Saat ini, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang berhasil melarikan diri dari lokasi. Kasus ini sedang dalam penanganan intensif unit Reskrim Polsek Kuta untuk mengungkap motif dan seluruh pelaku yang terlibat. (Naf-Kab).

@

♬ –

kabar Lainnya