Duel 3 Lawan 1 Pecah di Parkiran Minimarket Dalung Permai, Polisi Sisir Identitas Pelaku yang Kabur

Tangkapan layar kamera CCTV yang menunjukkan detik-detik aksi pengeroyokan tiga lawan satu di parkiran sebuah minimarket kawasan Dalung Permai, Kuta Utara, Minggu (29/3/2026) dini hari.

BADUNG,KABARBALI.id – Jagat maya Bali dihebohkan dengan beredarnya video aksi kekerasan remaja di kawasan Perumahan Dalung Permai, Kerobokan Kaja, Kuta Utara. Insiden pengeroyokan yang melibatkan empat orang pemuda tersebut terjadi di area parkir sebuah minimarket pada Minggu (29/3/2026) dini hari.

Dalam potongan video CCTV yang viral sejak Senin (30/3/2026), terlihat ketegangan bermula dari adu mulut antara tiga pemuda yang sedang duduk di depan toko dengan seorang pemuda lain di area parkir. Situasi dengan cepat memanas hingga terjadi aksi pemukulan tiga lawan satu.

Respons Cepat Warga

Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, mengonfirmasi bahwa keributan tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WITA. Beruntung, warga sekitar dan saksi mata di lokasi segera melakukan intervensi sebelum jatuh korban jiwa.

“Beruntung ada warga di sekitar lokasi yang langsung melerai mereka sehingga tidak berkepanjangan,” ujar Kompol Agus Pasek, Senin sore.

Namun, identitas para pelaku hingga kini masih dalam penyelidikan. Setelah dilerai oleh massa, keempat remaja tersebut langsung memacu kendaraan mereka masing-masing dan menghilang dari lokasi kejadian.

Kesaksian Karyawan Toko

Lexy (28), karyawan minimarket yang bertugas saat kejadian, mengaku sempat panik saat melihat keributan dari dalam toko. Ia segera menghubungi petugas keamanan karena khawatir aksi tersebut merusak fasilitas toko.

“Lagi melayani pelanggan di dalam, terus lihat ada ribut-ribut di luar. Pas warga datang melerai, mereka semua langsung bubar,” kenang Lexy.

Polisi Perketat Pengawasan

Menyikapi keresahan masyarakat, jajaran Polres Badung menyatakan telah memperketat patroli di titik-titik rawan kawasan Kuta Utara. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi adanya aksi balas dendam atau kejadian serupa yang melibatkan kelompok remaja.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh potongan video yang beredar, serta memercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Tim buser saat ini tengah mendalami bukti digital untuk mengidentifikasi plat nomor kendaraan dan wajah para pelaku. (Gus-Kab).

kabar Lainnya