KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Prestasi mentereng KONI Kabupaten Klungkung pada ajang Porprov 2025 lalu berbuah apresiasi tinggi.
Betapa tidak, torehan medali emas melonjak tajam hingga 100 persen dengan koleksi 50 keping emas. Namun, di balik pujian tersebut, legislatif memberikan catatan kritis bagi cabang olahraga (cabor) yang masih jalan di tempat.
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Klungkung, I Wayan Buda Parwata, saat menghadiri Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Klungkung di Gedung KNPI, Jumat (13/2/2026).
Mewakili Ketua DPRD, Buda Parwata meminta euforia juara tidak membuat pengurus terlena.
“Capaian 50 emas itu luar biasa, naik dua kali lipat. Tapi saya minta tetap ada evaluasi mendalam. Jika ada cabor yang target prestasinya tidak tercapai, harus dikritik dan dievaluasi total, apa masalahnya?” tegas Buda Parwata.
Politisi asal Timuhun ini mendorong agar cabor yang belum maksimal segera melakukan pembenahan pola pembinaan. Ia menekankan bahwa dukungan anggaran harus berbanding lurus dengan progres di lapangan.
“Khusus cabor yang belum maksimal, mohon pembinaan rutin ditingkatkan. Jangan hanya semangat saat mau kejuaraan saja. Bagi yang sudah berprestasi, jangan kendor, tingkatkan lagi,” imbuhnya.
Menjawab tantangan tersebut, KONI Klungkung sudah menyusun kalender tempur. Mulai Agustus 2026, program tryout dan pemusatan latihan intensif (TC) akan resmi digulirkan.
Tak sekadar latihan fisik, faktor kemanusiaan juga menjadi prioritas. Sebagai bentuk apresiasi, KONI berkomitmen memberikan dana pembinaan serta perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet dan pelatih. (Sta-Kab).