Empat Hari Tidak Berkabar, Pensiunan Dosen Ditemukan Berpulang di Tegalan Miliknya

Kepolisian polsek Nusapenida gelar olah TKP dilokasi meninggalnya mantan dosen asal Nusa Penida. Selasa (10/2)

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kepolisian Polsek Nusa Penida langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait laporan penemuan warga meninggal dunia di Dusun Sebunibus, Desa Sakti, Selasa (10/2/2026) petang.

Korban diketahui bernama Ketut Wenten Aryawan berinisial (KWA) (69), seorang pensiunan dosen yang ditemukan di sebuah pondok di tegalan miliknya.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menegaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personil setelah menerima laporan dari warga dan keluarga.

“Kami tangani secara profesional dan humanis, serta mengedepankan empati kepada keluarga korban,” ujar Kompol Kesuma Jaya Rabu, (11/2/2026).

Dijelaskan, kekhawatiran bermula saat istri korban yang berada di Denpasar kehilangan kontak dengan suaminya selama empat hari.

Keponakan korban, Kadek Pernata, yang diminta mengecek lokasi, awalnya mendapati rumah dalam keadaan terkunci. Pencarian kemudian berlanjut ke area tegalan.

Sekitar pukul 18.00 WITA (10/2), korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di halaman pondok. Polisi yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi (police line), mendokumentasikan area, serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Evakuasi dan Pernyataan Keluarga

Proses evakuasi jenazah dilakukan secara sinergis oleh tim gabungan yang terdiri dari 15 personel Polsek Nusa Penida, 4 personel Basarnas, 2 personel TNI AL, serta dibantu Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan warga sekitar.

Berdasarkan kondisi fisik saat ditemukan, korban diduga telah meninggal dunia sekitar dua hari. Hal ini diperkuat keterangan warga yang sempat melihat almarhum berbelanja di pasar sebelum dilaporkan hilang kontak.

Meskipun penyelidikan dilakukan, pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas.

“Keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi dan memilih untuk tidak menempuh jalur hukum,” tambah Kapolsek.

Saat ini, jenazah KWA telah dititipkan di RSUD Gema Santi Nusa Penida sembari menunggu keputusan keluarga terkait jadwal penguburan atau kremasi. Segenap keluarga besar Polsek Nusa Penida pun menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. (Sta-Kab).

https://kabarbali.id/pria-di-nusa-penida-tembak-pemilik-minimarket-polisi-bergerak-cepat-amankan-pelaku/

@kabarbali.id

Seorang pensiunan bergelar Doktor, Dr. Ketut Wenten Aryawan, ditemukan meninggal dunia di halaman pondok kebun miliknya di Dusun Sebunibus, Desa Sakti, Nusa Penida, Selasa (10/2). Dari informasi, penemuan ini berawal dari kekhawatiran sang istri di Denpasar yang kehilangan kontak dengan korban selama 4 hari. Saat dicek oleh pihak keluarga, korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi yang memprihatinkan. Tim gabungan dari Polsek Nusa Penida, Basarnas, dan TNI AL langsung bergerak cepat mengevakuasi jenazah ke RSUD Gema Santi. Sejauh ini, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Keluarga pun mengaku ikhlas dan menolak dilakukan autopsi. Segenap redaksi Kabar Bali turut berduka cita atas berpulangnya almarhum. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. 🙏✨ #Kabarbali NusaPenida Klungkung

♬ Breaking News – Dih

kabar Lainnya