Garis Pantai Klungkung Mundur Parah! Bupati Made Satria Desak Kementerian PU Segera Turun Tangan

Bupati Klungkung Made Satria audiensi ke Ditjen SDA Kementerian PU bahas penanganan abrasi parah di Kusamba dan Nusa Penida yang mengancam logistik & pariwisata.

JAKARTA, KABARBALI.ID – Kondisi pesisir Kabupaten Klungkung kini dalam status lampu kuning. Abrasi hebat yang memicu mundurnya garis pantai tak hanya menggerus lahan warga, tapi juga mengancam infrastruktur vital nasional.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria langsung bertolak ke Jakarta untuk menemui Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Fikri Abdurrachman, Rabu (18/2/2026).

Nusa Penida Terancam Terisolasi

Salah satu poin paling krusial yang dipaparkan Bupati Satria adalah rusaknya akses menuju Pelabuhan Banjar Nyuh di Desa Ped, Nusa Penida. Jalan kabupaten dan fasilitas pejalan kaki di sana terabrasi parah hingga nyaris terputus.

Padahal, ruas jalan tersebut merupakan urat nadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Nusa Penida yang menjadi jalur utama distribusi logistik dan hasil pangan masyarakat.

“Penanganan abrasi ini sangat mendesak. Infrastruktur yang rusak merupakan akses utama masyarakat dan jalur distribusi logistik serta pariwisata,” tegas Bupati Satria.

Petani Garam Kusamba Ikut Merana

Tak hanya di kepulauan, daratan Klungkung seperti di Pantai Monggalan, Desa Kusamba, juga mengalami nasib serupa.

Abrasi telah merusak lahan pertanian garam tradisional yang menjadi ikon ekonomi lokal, serta merembet ke jaringan listrik dan permukiman warga.

Bupati Satria menyebut dampak abrasi kini sudah masuk tahap mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi.

“Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dapat melakukan penanganan sesuai kewenangannya secara berkelanjutan,” harapnya.

Serahkan Proposal ‘Penyelamatan’ Pantai

Sebagai langkah konkret, Bupati Satria yang didampingi Sekda Klungkung dan Kepala BWS Bali Penida, Gunawan Suntoro, langsung menyerahkan proposal usulan penanganan abrasi pantai.

Pihak Ditjen SDA Kementerian PU diharapkan segera melakukan mitigasi terencana agar kerusakan tidak semakin meluas, mengingat posisi Klungkung sebagai gerbang pariwisata dan sentra logistik di Bali Timur. (Sta-Kab).

kabar Lainnya