KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Anggota DPRD Kabupaten Klungkung dari Fraksi Golkar, I Kadek Widya Sumartika, yang populer disapa Dek Bombom, melakukan langkah progresif dalam masa resesnya.
Ia memilih turun langsung menemui kelompok pemilih pemula di Banjar Kaleran, Desa Manduang, Minggu (15/2/2026).
Pertemuan dengan STT Santi Prabha Mandala, berlangsung cair namun sarat aspirasi. Selain menyerap usulan sarana fisik, politisi Golkar ini menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga ekologi desa.
“Saya mengajak rekan-rekan STT untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Jangan ada lagi sampah masuk ke selokan atau got. Ini kunci agar saat hujan turun, kita tidak lagi bicara soal banjir,” tegas Bombom di hadapan puluhan pemuda.
Ia mengajak para pemuda untuk mengaktifkan kembali budaya gotong royong secara rutin. “Kalau bisa sebulan sekali kita bersihkan ruas-ruas lingkup kecil. Untuk area yang lebih besar atau berat, infokan ke kami,” imbuhnya.
Eksekusi Cepat Masalah SampahDalam sesi diskusi, para pemuda mengeluhkan minimnya sarana tempat sampah di titik-titik krusial Banjar Kaleran. Menanggapi permintaan pengadaan tong sampah organik dan non-organik di lima titik strategis, Bombom langsung memberikan solusi instan.
“Untuk pengadaan tong sampah di lima titik tersebut, tidak perlu menunggu prosedur birokrasi yang lama. Akan segera saya bantu dengan menggunakan dana pribadi saya sendiri,” ucap Bombom yang juga Ketua Umum Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Klungkung ini.
Selain urusan lingkungan, pemuda setempat juga menitipkan aspirasi berupa pengadaan satu set gong baleganjur, tenda, serta kursi plastik untuk menunjang kreativitas dan kegiatan adat di banjar. (Sta-Kab).