Genjot Sport Tourism, Gubernur Koster Dukung Maraton Prama Sanur Beach: Targetkan 4.500 Pelari dari 32 Negara

4500 Pelari akan Jajal Rute Pantai Mertasari – By Pass- Mountig Siokan

DENPASAR, KABARBALI.ID– Sektor pariwisata Bali diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan melalui ajang sport tourism internasional. Gubernur Bali, Wayan Koster, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap gelaran Maraton Prama Sanur Beach yang dijadwalkan menghentak Sanur pada Minggu, 8 Februari 2026 mendatang.

Dukungan tersebut ditegaskan Gubernur Koster saat menerima manajemen Prama Sanur Beach di Kantor Gubernur Bali, Rabu (4/2/2026).

“Ini bagus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali melalui sport tourism maraton. Ke depan, sport tourism seperti ini harus dipolakan secara kolektif, karena akan menjadi bagian dari promosi pariwisata dunia,” tegas Gubernur Koster .

Rute Menantang: Mertasari hingga Mounting Siokan

Ajang ini diprediksi akan menjadi magnet luar biasa bagi para pecinta lari. Tercatat, sebanyak 4.500 pelari telah bersiap menjajal rute eksotis yang membentang dari Pantai Mertasari, menyusuri By Pass Ngurah Rai, hingga ke kawasan Mounting Siokan.

Pihak penyelenggara yang diwakili oleh Panca R. Sarungu mengungkapkan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Tak tanggung-tanggung, pelari dari 32 negara telah mengonfirmasi kehadiran mereka untuk berlaga sekaligus menikmati pesisir Sanur yang ikonik.

“Selain peserta internasional, ada juga 1.000 peserta yang datang khusus dari luar Bali. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan dukungan penuh,” ujar Panca.

Kolaborasi 45 Komunitas Pelari

Menariknya, Maraton Prama Sanur Beach ini merupakan hasil kolaborasi masif yang diprakarsai oleh 45 komunitas pelari. Hal ini membuktikan bahwa ekosistem olahraga lari di Bali semakin solid dan mampu menyelenggarakan acara berskala global.

Gubernur Koster pun mewanti-wanti agar penyelenggaraan ini dipersiapkan secara profesional demi menjaga citra Bali di kancah internasional. Keberhasilan acara ini diharapkan menjadi standar baru bagi event olahraga berbasis wisata di Pulau Dewata pada tahun-tahun mendatang. (Rls-Kab).

kabar Lainnya