BULELENG, KABARBALI.ID – Kawasan wisata Lovina sebagai ikon pariwisata Bali Utara resmi memasuki babak baru penataan infrastruktur. Langkah strategis ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh jajaran pimpinan daerah Buleleng di Pantai Tasik Madu, Lovina, Selasa (3/3/2026).
Penataan komprehensif ini bertujuan untuk memperkuat daya tarik destinasi sekaligus mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Kabupaten Buleleng.
Anggaran Rp14,1 Miliar dan Fokus Perbaikan
Kepala Dinas PUPR Perkim Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, mengungkapkan bahwa proyek ini dikontrak dengan nilai Rp14,1 miliar melalui proses tender transparan. Menariknya, proyek besar ini dipimpin oleh tenaga inti lokal yang telah melalui proses penilaian kinerja yang ketat.
Adapun rincian penataan yang akan dilakukan meliputi:
• Peningkatan kualitas dan akses jalan menuju kawasan wisata.
• Penataan jalur pedestrian (pejalan kaki) agar lebih nyaman.
• Pembenahan fasilitas umum dan penataan kawasan pantai.
• Peningkatan sistem penerangan serta kebersihan lingkungan.
Jamin Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menegaskan bahwa fokus utama dari proyek ini adalah menciptakan kawasan yang tertib, bersih, dan ramah bagi pengunjung. Ia berharap infrastruktur yang lebih baik akan memberikan pengalaman wisata yang berkualitas.
“Kami ingin wisatawan merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pengalaman berwisata yang berkualitas saat berkunjung ke Lovina,” ujar Bupati Sutjidra di sela-sela kegiatan.
Selain pembangunan fisik, Sutjidra juga menekankan pentingnya pelestarian kearifan lokal dan keterlibatan masyarakat setempat agar hasil penataan tetap selaras dengan karakter khas Bali Utara. (Kar-Kab).