BADUNG, KABARBALI.ID – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung memulai tahun 2026 dengan aksi nyata bagi lingkungan.
Usung tema “Merawat Pertiwi”, organisasi wanita ini melakukan penanaman ratusan pohon di kawasan Taman Beji Paluh, Desa Penarungan, Mengwi, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua GOW sekaligus Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta ini menanam sedikitnya 100 bibit pohon yang terdiri dari 50 pohon cempaka dan 50 pohon sandat.
Yunita Alit Sucipta menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar penghijauan biasa. Pemilihan pohon cempaka dan sandat yang memiliki nilai religius dan estetika tinggi diharapkan mampu menjaga ketersediaan air serta kesucian udara di wilayah Mengwi.
“Kegiatan Merawat Pertiwi ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kelestarian lingkungan. Lingkungan yang lestari adalah investasi jangka panjang yang akan memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat Badung,” ujarnya.
Aksi ini juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung serta jajaran Pemerintah Desa Penarungan.
Promosi Desa Wisata Penarungan
Selain misi ekologi, Yunita mengungkapkan bahwa kehadiran GOW dan WHDI di Taman Beji Paluh juga bertujuan untuk mengangkat potensi Desa Wisata Penarungan ke kancah yang lebih luas.
“Dengan mengajak pengurus dan anggota turun langsung ke lapangan, kami berharap Desa Wisata Penarungan semakin dikenal. Melalui aksi positif ini, kami ingin memicu semangat masyarakat untuk terus menjaga alamnya sendiri,” imbuhnya.
Hadir dalam acara tersebut Kabid Tata Lingkungan DLHK Badung Wayan Narayana, Perbekel Desa Penarungan, serta jajaran PKK setempat. Sinergi lintas organisasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi gerakan lingkungan lainnya di Kabupaten Badung sepanjang tahun 2026. (Kri-Kab).