Jam Sibuk Pagi, Kapolsek Nusa Penida Turun Langsung Awasi Disiplin Helm

Kapolsek Nusa Penida memimpin kegiatan Strong Point pada jam sibuk pagi hari dengan menekankan penggunaan helm standar SNI demi keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. FOTO/DOKPOLSEKNUSAPENIDA

NUSA PENIDA, KABARBALI.ID – Kapolsek Nusa Penida KOMPOL I Ketut Kesuma Jaya, S.H., didampingi Kanit Lantas Polsek Nusa Penida IPTU I Made Suarta, memimpin langsung kegiatan Strong Point pada jam sibuk pagi hari di wilayah hukum Polsek Nusa Penida. Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas, khususnya penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor.

Strong Point dilaksanakan di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur aktivitas masyarakat. Kehadiran langsung pimpinan Polsek ini sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keselamatan pengguna jalan serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Kapolsek Nusa Penida KOMPOL I Ketut Kesuma Jaya menegaskan bahwa penggunaan helm merupakan kewajiban yang tidak boleh diabaikan oleh pengendara maupun penumpang sepeda motor.

“Helm bukan hanya kewajiban sesuai aturan lalu lintas, tetapi merupakan perlindungan utama bagi keselamatan pengendara dan penumpang. Kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan helm standar SNI setiap kali berkendara, baik jarak dekat maupun jarak jauh,” tegasnya.

Pengaturan Lalu Lintas dan Imbauan Humanis

Dalam pelaksanaan Strong Point, personel Polsek Nusa Penida melakukan pengaturan arus lalu lintas sekaligus memberikan imbauan secara humanis kepada pengendara yang belum menggunakan helm. Langkah ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

Kegiatan Strong Point juga menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan aktivitas pagi hari, guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, Polsek Nusa Penida berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan helm semakin meningkat, sehingga dapat menekan risiko fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas dan mewujudkan keselamatan bersama di jalan raya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya