KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang rangkaian hari raya keagamaan besar, Bupati Klungkung, I Made Satria, memimpin langsung kegiatan monitoring di Pasar Umum Galiran, Senin (9/3/2026).
Langkah proaktif ini diambil untuk mengendalikan angka inflasi daerah, terutama saat memasuki bulan Ramadhan serta menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948 dan Idul Fitri yang jatuh berdekatan.
Dalam tinjauan lapangan tersebut, Bupati I Made Satria didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra beserta Tim Monitoring Ketahanan Pangan Kabupaten Klungkung. Tim menyisir berbagai komoditas penting, mulai dari outlet pengendali inflasi hingga ke tingkat pedagang distributor.
“Hari ini kami turun bersama tim untuk memastikan ketersediaan pangan aman dan harga tetap stabil. Dengan jaminan stok yang cukup, kami berharap masyarakat bisa menyambut Nyepi dan Idul Fitri dengan tenang tanpa perlu khawatir akan lonjakan harga yang ekstrem,” ujar Bupati Satria di sela-sela pemantauan.
Bupati menegaskan ada tiga fokus utama dalam pemantauan kali ini:
Ketersediaan Pasokan: Memastikan rantai distribusi bahan pokok tidak terhambat dari hulu ke hilir.
Stabilitas Harga: Mengawasi agar harga tetap dalam batas wajar dan terjangkau bagi daya beli masyarakat.
Kesiapan Outlet: Memastikan outlet pengendali inflasi berfungsi maksimal sebagai penyangga harga pasar.
Kabar baik bagi konsumen, Bupati Satria mengungkapkan bahwa stok bahan pokok saat ini melimpah. Khusus untuk komoditas yang sering fluktuatif seperti cabai, harganya di Pasar Galiran terpantau masih berada dalam rentang harga yang aman dan stabil.
“Stok melimpah dengan harga yang stabil memastikan kebutuhan pokok warga terpenuhi. Saat ini harga cabai di Pasar Galiran juga terpantau aman bagi konsumen,” imbuhnya.
Melalui langkah ini, Pemkab Klungkung berkomitmen terus menjaga ritme ekonomi daerah agar tetap kondusif, sehingga warga dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari suci dengan nyaman. (Sta-Kab).