DENPASAR, KABARBALI.ID – Persiapan matang terus dilakukan panitia jelang perhelatan akbar Mahasabha II Pratisentana Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas yang akan berlangsung di Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Sabtu (21/2) mendatang.
Sebagai langkah awal, seluruh pengurus pusat dan kabupaten/kota se-Bali menggelar rapat koordinasi di Denpasar, Sabtu (14/2/2026).
Ketua Panitia Pelaksana Mahasabha, I Komang Wirawan, didampingi Wakil Ketua I Made Wijaya, mengungkapkan bahwa rapat kali ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis demi kelancaran organisasi lima tahun ke depan.
Salah satu poin paling krusial dalam rapat tersebut adalah kesepakatan seluruh pengurus kabupaten/kota se-Bali untuk kembali memberikan mandat kepemimpinan kepada petahana.
“Dalam Mahasabha nanti, diagendakan pengesahan pengurusan baru. Seluruh aspirasi dari daerah kembali menunjuk I Ketut Suandnyana untuk menjabat sebagai Ketua masa bakti 2026-2031,” ungkap Komang Wirawan.
Selain urusan suksesi kepemimpinan, rapat juga membedah laporan pertanggungjawaban AD/ART serta kelanjutan pembangunan fisik di Pura Pedarman di Pura Besakih.
Pasemetonan berharap agar pembangunan infrastruktur suci ini berjalan berkesinambungan.
Tak hanya soal fisik, organisasi ini juga mulai merancang penguatan internal melalui dua program besar:
Pembentukan Pecalang: Untuk memperkuat pengamanan swadaya dalam setiap kegiatan upacara dan organisasi.
Pembuatan Yayasan: Sebagai payung hukum untuk mengelola aset dan program sosial kemasyarakatan.
Mengingat strategisnya acara ini, panitia memastikan akan mengundang Gubernur Bali, Wayan Koster untuk hadir dalam puncak acara di Besakih pekan depan.
Mahasabha ini diharapkan menjadi momentum penguatan ikatan pasemetonan sekaligus kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Semua rencana kerja, mulai dari pembangunan pura hingga pembentukan yayasan, akan kami matangkan di Mahasabha nanti demi masa depan pratisentana yang lebih solid,” ujar Wijaya menambahkan. (Sta-Kab).